Antisipasi Longsor Susulan di Luwu, Ratusan Warga Mengungsi

2

SULSELSATU.com, LUWU – Longsor kembali menerjang sejumlah desa di Luwu, kali ini terjadi di Dusun Balutan, Desa Balutan, Kecamatan Ponrang. Warga memilih mengungsi ke masjid dan rumah kerabatnya, karena takut terjadi longsor susulan.

Pardi, warga Balutan, mengatakan, longsor berupa lumpur merusak rumah warga, ketinggian lumpur di dalam rumah mencapai 50 centimeter, kondisi ini menyulitkan warga untuk beraktifitas. Kekhawatiran warga bertambah, sebab sungai yang melintasi pemukiman warga sudah dipenuhi lumpur dan mengancam pemukiman.

“Jangan sampai saat kami tertidur, longsor susulan tiba-tiba terjadi, jadi, kami pilih mengungsi,” kata Pardi, Rabu (26/4/2017).

Longsor di Luwu
Longsor yang terjadi Dusun Balutan, Desa Balutan, Kecamatan Ponrang membuat sejumlah warga mengungsi untuk mengantisipasi longsor susulan/Haswadi

Longsor juga menyebabkan satu jembatan di dusun tersebut terputus dan tidak dapat digunakan lagi. Di lokasi lain, satu SD Islam, juga tidak dapat digunakan, karena dipenuhi lumpur.

“Sudah dua hari anak-anak diliburlan, halaman sekolah penuh lumpur,” ujarnya.

Hasral, Kepala bidang penanggulangan bencana, BPBD Luwu, meminta warga meninggalkan rumah mereka, sampai kondisi cuaca membaik. Longsor susulan masih berpeluang terjadi, sebab curah hujan masih cukup tinggi.

“Kami sudah cek ke gunung, ada beberapa lempengen yang akan runtuh, diguyur hujan sedikit saja, akan runtuh dan sasarannya adalah pemukiman warga,” kata Hasral.

BPBD Kabupaten Luwu, sudah mendirikan beberapa tenda pengungsian di Desa Balutan, termasuk menyediakan bahan makanan dan kebutuhan warga yang mengungsi.

Penulis : Haswadi
Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga