HPMM Tuntut Pemerintah Enrekang Hentikan Eksploitasi Lahan

25
HPMM, Kabupaten Enrekang, Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu, Eksploitasi Lahan, Makassar, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu, Terkini dan Terbaru tentang Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Puluhan mahasiswa dari Himpunan Pelajar Mahasiswa Massenrempulu (HPMM) Kabupaten Enrekang melakukan aksi unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Jalan Urip Sumorhajo, Kamis (27/4/2017).

Aksi itu dilakukan untuk menolak eksplorasi lahan yang terjadi di Kabupaten Enrekang. Diantaranya, menolak tambang marmer yang akan dilakukan oleh PT ABG, di Kecamatan Buntu Batu dan Desa Buttu Batu Kecamatan Enrekang.

Selain itu, para demonstran juga menuntut pemerintah Enrekang segera mengusir AMP oleh PT Nidya Sejahtera KSO di Kelurahan Buntu Sugi, Kecamatan Alla serta menghentikan aktivitas perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Maiwa, Cendana dan Enrekang yang dikelola oleh PT Borneo Plantation.

“Alasan mensejahterakan masyarakat tidak masuk akal, karena sistem yang digunakan merupakan sistem pinjam lahan. Kita bisa melihat dampak lingkungan yang akan terjadi dikarenakan perkebunan kelapa sawit seperti di Sumatra dan Kalimantan,” ujar Jendral Lapangan HPMM, Andi Riyan Rifaldi.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta agar pemerintah segera mencabut izin prinsip Bendungan Bo’ya yang ada di Kecamatan Maiwa.

Penulis : Ramdhan Akbar
Editor : Awang Darmawan

HPMM Tuntut Pemerintah Enrekang Hentikan Eksploitasi Lahan 1

Rekomendasi Berita

Baca Juga