Ibrahim Saleh : Orang Bermasalah Hukum Tidak Bisa Masuk Calon Sekda Makassar

17
Sekda-Ibrahim-Saleh

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pasca ditetapkannya Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkot Makassar H Sabri sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar atas kasus dugaan korupsi sewa lahan negara di Kelurahan Buloa Kecamatan Tallo Makassar membuat peluangnya untuk menduduki kursi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) kota Makassar pupus.

Sekda kota Makassar Ibrahim Saleh mengatakan orang yang bermasalah dan tersangkut masalah hukum tidak diperkenankan masuk sebagai bakal calon Sekda kota Makassar. Hal ini melanggar amanat Undang-Undang no. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Saya rasa orang yang bermasalah hukum tidak bisa masuk bakal calon Sekda. Sebab melanggar UU no. 5 tahun 2014,” kata Ibrahim kepada SULSELSATU.com Kamis (27/4/2017).

Ditempat terpisah, Walikota Makassar Danny Pomanto mengatakan sampai saat ini dirinya belum menetapkan orang yang akan menggantikan Ibrahim Saleh sebagai Sekda kota Makassar. Meski tampaknya sudah ada nama yang bakal menjadi pilihannya. Pasca penetapan tersangka H Sabri, tampaknya Danny sangat berhati-hati dalam menetapkan bakal calon Sekda kota Makassar.

“Ada beberapa nama, tapi belum. Saya belum bisa tetapkan. Mungkin tunjuk Plt dulu,”singkatnya.

Sekedari diketahui nama Asisten I Pemkot Makassar H Sabri masuk dalam bursa bakal calon Sekda kota Makassar. Selain nama H Sabri, ada beberapa nama lain seperti Baso Amiruddin, Gani Sirman, dan Andi Bukti Djufri.

Penulis : Mawar A. Pasakai
Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga