Penggusuran Asrama Sulsel di Bogor Ricuh, Ini kata Legislator

9

SULSELSATU.com, BOGOR – Eksekusi pengosongan Wisma Mahasiswa Latimojong milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dijalan Dr.Semeru Kota Bogor oleh pengadilan Negeri Bogor, Kamis (27/4/2017), berakhir Ricuh.

Puluhan penghuni asrama bersikeras tidak akan meninggalkan Asrama, padahal pengadilan telah menyiapkan alat berat untuk meruntuhkan bangunan asrama, sehingga bentrokan dengan pihak keamanan tidak bisa dihindarkan.

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Aryadi Arsal mengungkapkan, Asrama tersebut merupakan aset Pemprov sehingga harus diselamatkan.

“Menurut Biro Asset -asrama merupakan asset pemprov masih tercatat dan belum pernah dilakukan penghapusan asset. Jadi kalo disebut bukan asset saya tidak paham,”Kata Aryadi Arsal.

Lebih lanjut, ungkap Aryadi, dirinya merupakan salah saru alumni Bogor dan pernah menempati asrama tersebut sehingga tau persis soal kepemilikan asrama.

“Tidak mungkin pak Gubernur ajukan Peninjauan Kembali kalau itu bukan aset Pemprov,” Tambahnya.

Saat ini, lanjut Aryadi, Kondisi sudah kondusif kembali setelah seluruh personel aparat kepolisian ditarik mundur dan meninggalkan lokasi.

“Nego kami tadi, kepolisian tetap jalankan tugas, hormati proses hukum dari pemprov Sulsel, kalo sudah ada keputusan PK semua menghormati dan menaati apapun keputusan,” Pungkasnya.

Penulis : Ramdhan Akbar
Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga