BPJS Ketenagakerjaan Gelontorkan Rp 5 Triliun untuk Bangun Rumah Buruh

17
REI, Real Estate Indonesia, Rumah Subsidi, DPP REI, Bali, Lombok, Sulsel, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Soelaeman Soemawinata, Sulsel, Sulselsatu, Media di Sulsel
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menghimpun dana tenaga kerja mencanangkan program pembangunan rumah bagi para pekerja atau buruh dengan kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Direktur BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto menerangkan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan BTN untuk bisa melakukan pembangunan perumahan untuk buruh.

“Jadi kami akan alokasikan dana sekitar Rp 5 triliun untuk kebutuhan pembanguan perumahan pekerja. Ini sudah kerja sama dengan BTN. Kami juga sedang membicarakan kerja sama lainnya dengan bank-bank BUMN lainnya,” kata Agus, seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (28/4/2017).

Dana tersebut, lanjut Agus bersumber dari program jaminan hari tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu dana ini berasal dari masyarakat pekerja untuk diberikan ke masyarakat pekerja lagi melalui penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) murah.

Agus memastikan, kendati sumber dana tersebut datang dari JHT, hal itu tidak mengurangi imbal hasil bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang tidak mengambil rumah.

“Jadi imbal hasil tetap tapi kami menyalurkannya dengan suku bunga murah dan uang muka ringan,” tambah dia.

Sampai saat ini, BPJS Ketenagakerjaan telah sepakat dalam membantu pembiayaan rumah pekerja sebanyak 6.000 unit rusun milik (rusun) besutan PT PP Urban (PP Urban).

“Yang pasti sudah ada komitemen perusahaan untuk membangun rumah pekerja di beberapa kota seperti Surabaya, Semarang, Boyolali, Batam, dan Medan,” pungkas Agus.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga