Jelang Ramadan, Mendag Yakin HET Bisa Stabilkan Komoditi Pangan

10
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita/IST

SULSELSATU.com, JAKARTA – Pasca pemberlakuan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk Sembilan Bahan Pokok (Sembako), Menteri Perdagangan (Mendag) Menteri Perdagangan Enggartyasto Lukita menjamin harga sejumlah komoditi pangan bakal stabil jelang Ramadan.

Untuk aturan HET gula sebesar Rp12.500 per kilogram dipastikan jalan. Keyakinan sang menteri dipaparkan usai kunjungan ke gudang distributor gula, yakni PT Panen Indah Lestari di Jakarta, serta pabrik gula PT Andalan Furnindo di Marunda, Bekasi, Kamis (28/4/2017).

“Saya mendapat penjelasan bahwa stok (gula) aman,” kata Enggar dikutip dari INILAHCOM.

Peninjauan ini, kata Enggar, sapaan akrabnya, merupakan bagian dari perjanjian yang sudah disepakati para distributor saat aturan mengenai HET gula diterbitkan.

“Pertemuan sudah, pembahasan di kantor sudah, kesepakatan sudah, sekarang waktunya melihat langsung,” kata Enggar.

Enggar menegaskan, kemendag akan mengambil langkah hukum, jika ada dugaan penimbunan dan spekulasi yang dilakukan oleh pengusaha.

“Kami telah bersurat ke Menteri BUMN agar Bulog masuk ke pasar tradisional. Apalagi sebentar lagi kita memasuki musim giling tebu,” kata Enggar.

Sementara di pabrik gula milik PT Andalan Furnindo, Enggar mengatakan, persediaan gula yang ada di pabrik tersebut, mencapai tiga ribu ton.

“Beroperasi 24 jam, stok itu akan terus bertambah. Tak hanya itu, dari jumlah gula yang dihasilkan, semua diolah dengan proses yang baik,” ujar Enggar.

Dia memastikan, stok produksi ini mampu mengamankan pasokan gula dengan HET konsumen seharga Rp 12.500/kg.

Meski hanya melakukan kunjungan ke gudang dan pabrik gula di wilayah Jakarta dan Bekasi, dirianya optimis bila distribusi komoditas ini bakal lancar. Sehingga kebijakan HET untuk gula sebesar Rp 12.500/kg akan efektif.

Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga