Larangan Cantrang Dievaluasi Presiden Jokowi, Menteri Susi Sewot

- Advertisement -

SULSELSATU.com, JAKARTA – Rencana Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tentang penggunaan alat cantrang, setelah mendapatkan sorotan dari sejumlah nelayan yang mengeluhkan pelarangan tersebut.

Program tersebut mendapat evaluasi dari Presiden, Menteri Susi pun langsung sewot dan kesal. Kata Susi, penggunaan cantrang jelas-jelas merusak kerusakan lingkungan, terutama terumbu karang. Akibat penggunaan cantrang yang masif, sebagian besar laut di Pantai Utara Jawa (Pantura), mengalami kerusakan parah.

Akibatnya, lanjut Susi, terjadi penurunan produksi ikan laut seperti udang, rajungan, dan berbagai jenis ikan di Pantura. Semua dipicu over fishing sebagai akibat dari pengggunaan cantrang. Dalam hal ini, Susi bilang, nelayan Indonesia seharusnya bersyukur, karena pemerintah memberlakukan peralihan alat tangkap, bukan moratorium seperti yang diterapkan sejumlah negara.

“Orang lain moratorium total. Misalnya Thailand, China, Vietnam, benar-benar dilarang tangkap ikan. Kita cuma harus mengganti alat tangkap. Tujuannya jangan sampai terjadi seperti Bagan Siapi-api. Dulunya surga ikan, akibat ekspoitasi jadi mati,” kata Susi dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (28/4/2017) dikutip dari INILAHCOM.

- Advertisement -

Cantrang ini yang menimbulkan konflik horizontal antar-nelayan dari zaman dahulu. Banyak nelayan yang tidak suka dengan kapal yang menggunakan cantrang. Pemakaian cantrang ini juga dilakukan oleh kapal asing yang kebanyakan tidak berizin.

Susi mengatakan, dulu Laut Aru, Arafura, Ambon, dan Maluku dikuasai kapal asing. Sekarang pemerintah membuka lebar WPP tersebut bagi nelayan Indonesia. “Kita buka lebar-lebar silakan, tetapi jangan rusak dengan alat tangkap yang merusak lingkungan,” tutur Susi.

Susi menambahkan, pemerintah juga telah memberikan tenggang waktu peralihan alat tangkap selama dua tahun kepada nelayan. Menurutnya seharusnya waktu tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Dulu awalnya kan kita sudah sepakat sama Ombudsman sama Pak Presiden (Joko Widodo). Saya maunya kasih waktu setahun. Tapi nelayan waktu itu lobinya 2 tahun. Ya sudah kita setujui sampai Juli 2017 ini. Sekarang masih lagi minta perpanjang-perpanjang terus. Kalau dikasih terus bisa-bisa sampai tiga tahun ini. Keburu habis ikan kita,” tuturnya.

Susi juga menganggap, penggunaan cantrang telah menjadi penyebab konflik antar-nelayan. “Cantrang ini yang menimbulkan konflik horizontal antar-nelayan dari zaman dahulu. Banyak nelayan yang tidak suka dengan kapal yang menggunakan cantrang. Jadi banyak yang menangkap itu bukan aparat, tetapi nelayan langsung yang melaporkan, karena mereka tidak mau cantrang masuk daerah mereka. Cantrang ini menghabiskan ikan dan merusak,” kata Susi.

Editor : Ihwan Fajar

- Advertisement -

Populer

Wabup Selayar Gelar Buka Puasa Bersama di Kediaman Pribadinya

SULSELSATU.com, SELAYAR - Wakil Bupati Kepulauan Selayar Dr. H. Zainuddin, S.H., M.H.,. melaksanakan buka puasa bersama di kediaman pribadinya di Pondok Enza Appabatu Desa...

UQ Sukriansyah Besuk Warga Antang yang Sakit

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Bakal calon Wali Kota Makassar Sukriansyah S Latief menjenguk warga yang sedang sakit di Jalan Peternakan Kompleks Dosen Unhas, Antang Kota...

Pasca Pemilu, Iqbal Suhaeb Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kedamaian

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi pasca pesta demokrasi pemilihan presiden dan...

Gubernur Teken MoU Sensus Penduduk Bersama BPS dan Unhas

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penandatanganan MoU bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat dan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar di Gedung Rektorat...

Humas DPRD Makassar Gelar Diskusi Profesionalisme Staf

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Sub Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat DPRD Kota Makassar menggelar dialog kemitraan anggota DPRD Makassar bersama masyarakat dengan tema "Peran Strategis...

Pengurus Masjid Ditangkap Polisi Gegara Siap Tampung Massa Aksi 22 Mei

SULSELSATU.com, JAKARTA - Polisi dikabarkan menangkap Sekretaris Umum Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Tebet, Budiono. Ia diamankan lantaran yang bersangkutan diduga memfasilitasi massa yang...

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Menhub Minta Masyarakat Ikhlas

SULSELSATU.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar masyarakat ikhlas untuk menerima harga tiket pesawat yang mahal. Ia pun mengimbau masyarakat tidak...

Pemkab Gowa Kembali Gelar Festival Bedug, Hadiah Puluhan Juta Rupiah

SULSELSATU.com, GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melalui Dinas Sosial kembali menggelar Festival Bedug dan Takbiran Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Lapangan Kantor...

GALERI FOTO: Tak Miliki Surat Kelengkapan, Puluhan Kendaraan Terjaring Razia

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Operasi gabungan Satlantas Polrestabes Kota Makassar dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Kota Makassar di Jalan Boulevard, Makassar, Selasa (27/2/2018). Dalam...

Baca Juga

Wow, Warga di Daerah Ini Dibangunkan Gemuruh Sukhoi untuk Sahur

SULSELSATU.com, SOLO - TNI AU punya cara tersendiri untuk membangunkan warga Kota Solo dan sekitarnya untuk santap sahur. Bukan terompet atau bunyi dari benda-benda kecil,...

Kadis Perkimtan Gowa Resmikan Program BPM Kotaku di Pandang-Pandang

SULSELSATU.com, GOWA - Kepala Dinas Perumahanan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Gowa, Abdullah Sirajuddin melakukan peletakan batu pertama paket pengerjaan program Kotaku Kabupaten Gowa...

Jokowi Bakal Bertemu Dua Petinggi Parpol Oposisi Hari Ini

SULSELSATU.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dijadwalkan bertemu Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Instana Kepresidenan Bogor, Rabu (22/5/2019). Dilansir CNNIndonesia, Jokowi dijadwalkan...

Wabup Turun Langsung Tinjau Sejumlah Titik Banjir di Kota Sinjai

SULSELSATU.com, SINJAI - Wakil Bupati Sinjai, Andi Kartini Ottong didampingi Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sinjai Budiaman, dan Dandim 1424 Sinjai Oo Sahrojat...

Terbaru

Todong Senpi ke Sekretaris Pemuda Pancasila, Owner Condotel Ditangkap Polisi

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pemilik PT Tosan Permai Lestari selaku pengelola MTC dan Karebosi Link, serta Condotel Makassar, Hasan Basri alias Tengseng ditangkap aparat Polres...

Polisi Tangkap 6 Orang yang Ingin Bunuh Empat Pejabat di Aksi 22 Mei

SULSELSATU.com, JAKARTA - Kepolisian menangkap enam orang tersangka terkait dengan kasus dugaan kepemilikan sejumlah senjata api dan amunisi ilegal yang akan digunakan dalam aksi...

Baznas Maros Salurkan Bantuan Bagi Petugas Kebersihan

SULSELSATU.com, MAROS - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Maros menyalurkan bantuan zakat dan infak untuk petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maros...

BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Tetap Prima Selama Libur Lebaran

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir menjelang masa libur lebaran tahun 2019. Mulai dari H-7 sampai H+7 Lebaran...
video

VIDEO: Jeneponto Dapat Rp 5 Miliar dan 3 Ton Beras untuk Korban Bencana Banjir

SULSELSATU.com, JENEPONTO – Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengatakan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengucurkan dana sebesar Rp 5 miliar untuk penanggulangan pasca banjir bandang yang...