Ketum PPP Minta Asrul Sani Cabut Dukungan Hak Angket

4
Ketum PPP
Ketum PPP

SULSELSATU.com, JAKARTA — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mochamad Romahurmuziy meminta Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani menarik dukungannya untuk hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kami akan instruksikan penarikan tanda tangan yang bersangkutan (Arsul Sani),” kata Romahurmuziy seperti yang dirilis dari Kompas.Com, Minggu (30/4/2017).

Untuk diketahui, Arsul merupakan satu dari 26 anggota yang mendukung usulan hak angket KPK.

Romahurmuziy yang akrab disapa Romi ini, menegaskan tanda tangan Arsul merupakan dukungan pribadi sebagai anggota Komisi III. Ia menambahkan, fraksi sudah mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan angket yang diinisiasi Komisi III tersebut.

“Setelah fraksi memutuskan untuk tidak melanjuti hak angket KPK, maka seluruh kader PPP harus mematuhi keputusan tersebut,” katanya.

Romi yang juga anggota Komisi III DPR itu menilai, proses pengambilan keputusan usulan hak angket cacat hukum. Sebab, keputusan tersebut diambil secara sepihak dan tidak demokratis.

Ia pun menyesalkan keputusan pimpinan rapat paripurna yang digelar Jumat (28/4/2017) lalu yang tidak mengindahkan instruksi dari fraksi-fraksi yang ada di DPR.

“Maka itu, Fraksi PPP akan melayangkan surat protes secara tertulis kepada pimpinan DPR,” kata anggota dewan dari dapil Jawa Tengah¬† VII itu.

*Foto : Kompas.Com

Editor : Kink Kr

 

Rekomendasi Berita

Baca Juga