Saat JK Marahi Danny Pomanto di Depan Pedagang Pasar Sentral

96
Jusuf Kalla, Danny Pomanto, Walikota Makassar, Wakil Presiden, Kisruh Pasar Sentral
Jusuf Kalla. (Sulselsatu/Asrul)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Presiden Jusuf Kalla naik pitam, Senin (1/5/2017). Kali ini ia geram dengan sikap Pemerintah Kota Makassar yang seolah tak mampu menyelesaikan kisruh harga lods Pasar Sentral, Makassar.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto pun jadi korban kemarahan JK di depan para pedagang Pasar Sentral yang sebelumnya mengadukan nasib mereka. Saat bertemu di kediaman pribadi JK di Jalan Haji Bau, Makassar, Danny hanya bisa terduduk diam sambil mendengarkan arahan JK.

“Saya tidak peduli asosiasi atau apapun namanya itu. Saya sudah perintahkan ke BPKP dan KPK untuk selesaikan kasus ini,” ujar JK dengan nada tinggi di hadapan Danny.

Tidak hanya sampai di situ, JK juga mengancam akan melaporkan pihak-pihak yang bermain dalam kisruh harga lods pasar ini.

“Tingal menghitung siapa masuk penjara. Ingat saya tidak main-main itu,” kata JK.

Dengan nada tegas, JK meminta agar harga lods jangan sampai memberatkan para pedagang. Sebab, harga yang ditawarkan pengembang saat ini yang mencapai R 165 juta terbilang mahal dan memberatkan pedagang.

“Kalau harganya mahal mereka hancur, belum menjual sudah hancur, sudah kena kebakaran banyak lagi utangnya di bank-bank,” ucap dia dengan nada tinggi.

Penulis : Mawar A. Pasakai
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga