Didepan Wapres JK, Pedagangan Sebut Harga Lods Makassar Mall tak Rasional

7

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Harga lods Rp 65 Juta per meter yang dipatok PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) di area Makassar Mall eks pasar sentral, dikeluhkan para pedagang. Pasalnya harga tersebut sangat memberatkan dan tidak rasional.

“Harga lods terlalu mahal, pak wapres JK tadi sudah bilang, jangan beratkan pedagang. Ini harus menjadi perhatian kita semua, pak JK sudah tepat terkait harga Rp 20-30 juta permeternya. Rp 65 juta per meter untuk pedagang eks pasar sentral, sangat berat dan tidak rasional,” jelas salah satu pedagang pasar Sentral, Zainuddin.

Menurut Zainuddin, dirinya dan beberapa pedagang yang lain, sering mengikuti pertemuan dengan tim independen dari Universitas Hasanuddin beberapa saat lalu, yang menilai kelayakan pasar sentral.

“Pihak Unhas sudah sampaikan harga yang ideal sekitar 28 juta saja permeternya,” jelas Zainuddin

Zainuddin juga meyayangangkan luas lods dan akses jalan dalam pasar serta sirkulasi udara yang tidak layak. Sehingga, Amdal dan perubahan Bentuk Bangunan harus perhatikan dan disoroti.

“Luas lods hanya 2X1,5 meter, jalan sempit dan sirkulasi udara yang kurang baik. Saya curiga bagaimana pembangunan pasar ini dapat mendapatkan amdal,” imbuhnya

Tak hanya itu, Zanuddin juga kesal kepada Asosiasi Pedagang Makassar Mall (APPM) dan Asosisasi Pedagang Pasar Sentral (APPS) yang melakukan kesepakatan harga lods dengan pihak MTIR. Padahal, harga belum dibicaraan lebih intens dan rinci terakait harga di padagang.

“Kami pedagang merasa sangat dirugikan dengan cara kerja asiosiasi ini. APPM disinyalir telah sepakat dengan PT Melati lebih dari 100 juta permeter, sementara APPS telah sepakat dengan harga 65 juta. Kami harapkan asosiasi lebih memihak ke pedagang, jangan masuk angin dan melakukan kesepakatan-kesepakatan tanpa mendengar aspirasi,” Pungkasnya.

Penulis : Ramdhan Akbar
Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga