Refleksi Hardiknas, Mari Kita Pacu Kualitas Diri

8

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Dari sinilah kita siap sedia memberi korban yang sesuci-sucinya, sungguh korban dengan ragamu sendiri adalah korban yang paling ringan,memang awan tebal dan hitam menggantung diatas kita itulah kutipan kata-kata tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara.

Ketua Kohati Terpilih Komisariat Dakwah Dan Komunikasi Cabang Gowa Raya Legi Sartika memaknai Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai momentum perbaikan kualitas diri bagi kaum muda terkhusus kaum perempuan Indonesia.

Legi mengungkapkan, kualitas suatu bangsa dapat terlihat dari kualitas diri pemudanya, terkhusus kualitas para perempuanya. Lanjut Legi, perempuan sebagai madrasah pertama untuk anak-anaknya kelak harus mempunyai kualitas diri dari segi skill dan ilmu pengetahuan agar kelak dapat membentuk generasi indonesia yang diakui dunia internasional.

“Kita sebagai pemuda harus memperbaiki kualitas diri karena nantinya kita akan menjadi madrasah pertama bagi anak-anak kita dalam membentuk generasi penerus yang berkualitas,”terang Egi, sapaan akrab Legy.

Mahasiswa semester 6 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Alauddin Makassar ini menambahkan melalui momentum Hardiknas tahun 2017 ini segala bentuk diskriminasi pendidikan terhadap kaum perempuan dihapuskan. Ia juga berharap agar semakin banyak perempuan Indonesia yang bisa mengecap pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi.

“Segala bentuk tekanan bahwa perempuan hanya tau tentang logistik, dapur, sumur, kasur melalui momentum ini agar segera dihapuskan. Saya juga berharap semoga semakin banyak perempuan yang bisa mengecap pendidikan hingga dibangku kuliah”, tutupnya

Penulis : Mawar A. Pasakai
Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga