Karyawan Mogok, Freeport Cuek

2

SULSELSATU.com, JAKARTA – Juru Bicara PT Freeport Indonesia (PTFI/Freeport) Riza Pratama menegaskan tak perlu ada negosiasi dengan karyawan yang mogok kerja sebulan, terhitung 1 Mei 2017.

Riza beralasan, karyawan yang mogok kerja itu, melakukan aksi lantaran saat ekspor terhenti, ada teman-teman pekerja yang dirumahkan. Namun, tidak dipekerjakan lagi setelah ekspor konsentrat kembali diizinkan.

“Karena mereka mogok, atas program merumahkan karyawan, itu bukan program yang kita negosiasi kan,” kata Riza saat dihubungi di Jakarta dikutip dari INILAHCOM.

Riza bilang, program merumahkan karyawan merupakan bagian dari strategi Freeport karena tidak mendapatkan kepastian usaha dalam jangka panjang.

“Kalau memang ada negosiasi yang deadlock itu baru kita anggap sah untuk deadlock, tapi ini tidak ada negosiasi, karena program merumahkan karyawan itu merupakan strategi perusahaan karena tidak ada kepastian jangka panjang,” tegas Riza.

Riza mengaku tak tahu jumlah pekerja Freeport yang melakukan mogok kerja. Namun, dia membenarkan bahwa sejak 1 Mei 2017, karyawan Freeport ada yang melakukan mogok kerja.

“Jadi, Menurut kami mogok mereka itu tidak ada alasan, tidak ada dasarnya,” tandas Riza.

Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga