Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Bahaya Inflasi, Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

15
Menteri Keuangan Sri Mulyani/Int

SULSELSATU.com, JAKARTA – Menjelang datangnya bulan Ramadan, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan akan bahaya inflasi. Untuk itu perlunya komitmen untuk menjaga inflasi sepanjang 2017 agar daya beli rakyat bisa selamat.

“Kita tetap menjaga inflasi sesuai keinginan untuk tidak terlalu jauh dari 2016. Ini adalah salah satu tantangan yang harus kami terus jaga supaya tidak menggerus daya beli masyarakat,” kata Sri Mulyani di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta dikutip dari INILAHCOM.

Mulyani menilai, inflasi April 2017 sebesar 0,09% yang baru saja dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), masih sesuai dengan ancer-ancer pemerintah. Selain itu, deflasi yang berasal dari bahan makanan, terutama pangan, baik untuk masyarakat perkotaan karena menunjukkan harga stabil.

“Kita juga harus waspada kalau dari sisi kesenjangan, karena masyarakat petani terutama yang mendapat harga menjadi sangat rendah juga perlu untuk dijaga daya belinya,” kata Mulyani.

Sementara, Menko Perekonomian Darmin Nasution, mengatakan, inflasi April 2017 sebesar 0,09% masih dalam rentang kendali yang sesuai harapan pemerintah.

“Jadi ya cukup baiklah inflasi bulan April,” kata Darmin.

Ia menyebutkan, penyumbang inflasi April 2017 terutama sektor di luar pangan, seperti tarif listrik, air minum, dan angkutan.

“Inflasinya ada pada bidang-bidang di luar pangan. Pangan kita masih minus,” ucap Darmin.

Editor : Ihwan Fajar

Rekomendasi Berita

Baca Juga