Dewan Minta Disdik Makassar Cepat Tanggap Soal Kasus SD di Sudiang

12
Penyegelan Sekolah, SD Inpres Pajaiyang, SD Inpres Sudiang, SD Negeri Pajaiyyang

SULSELSATU.com, Makassar – Ketua Komisi D DPRD Kota Makssar, Sampara Sarif meminta kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar untuk memikirkan solusi atas masalah yang sedang dihadapi tiga Sekolah dasar di Sudiang.

“Kita sangat menyayangkan atas penyegalan sekolah itu, kalau memang tanahnya kenapa tidak langsung bertemu dengan Pemkot untuk dibayarkan, ini kan anak-anak kita yang jadi korban,” ujar Sampara Sarif ke Sulselsatu.com via telepon selulernya, Kamis (4/5/2017).

Sampara pun telah melakukan koordinasi ke Disdik agar para siswa bisa kembali melakukan proses belajar mengingat waktu ujian nasional tidak lama lagi.

“Kasus ini juga menjadi pelajaran bagi Disdik dan para kepala sekolah untuk mensertifikatkan tanah milik pemerintah agar kejadian seperti ini tidak terulang,” kata Politisi PPP ini.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD Kota Makassar, Mario David membeberkan, bahwa lahan atas bangunan sekolah tersebut sudah lama berlarut-larut.

“Ini sejak tahun 87 memang sudah pernah muncul. Bahkan, sudah beberapa kali dinegosiasi dengan pihak ahli waris,” kata Mario David.

Yang disesalkan Mario, permasalahan yang sudah terjadi sejak tahun 1987 ini tidak diantisipasi oleh pihak Pemerintah Kota.

“Harusnya ini tidak terjadi, kasian anak-anak kita yang semestinya harus menjalankan proses belajar mengajar, tapi malah sekolahnya disegel,” keluh Ketua Bappilu DPD Nasdem Kota Makassar itu.

Diberitakan sebelumnya seorang warga yang mengaku ahli waris melakukan penyegelan tiga sekolah dalam satu kompleks, sehingga ratusan siswa yang berasal dari tiga sekolah tersebut, masing-masing SD Negeri Pajaiyyang, SD Inpres Pajaiyyang, dan SD Inpres Sudiang tidak bisa mengikuti proses belajar-mengajar.

 

Penulis : Asrul                                                    

Editor : Kink Kr

Rekomendasi Berita

Baca Juga