Pengosongan Lahan di Luwu, Polisi Siapkan Sarung

6
Kabupaten Luwu, Polres Luwu, Wakapolres Luwu, Kompol Abraham Tahalele, Universitas Andi Djemma, Pemerintah Kabupaten Luwu

SULSELSATU.com, LUWU – Pengosongan lahan jilid II di Desa Karetan, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, kembali dilakukan. Ratusan personil gabungan diturunkan untuk mengawal jalannya pengosongan lahan tersebut.

Kali ini polisi menyiapkan beberapa lembar sarung untuk dipakai mengevakuasi warga khususnya perempuan jika nekat melakukan aksi perlawanan dengan bertelanjang.

Wakapolres Luwu, Kompol Abraham Tahalele mengatakan, pengosongan kali ini melibatkan Polwan dan Satpol PP perempuan. Sebab, warga yang menguasai lahan yang akan dikosongkan didominasi perempuan.

“Seperti pada pengosongan sebelumnya, rata-rata yang melawan adalah ibu-ibu. Mereka bertelanjang, sehingga kita turunkan Polwan dan sudah disiapkan sarung untuk jika ada yang nekat bertelanjang,” kata Abraham Tahalele, saat memimpin apel pasukan di Polsek Walenrang, Kamis (4/5/2017).

Pengosongan ini terpaksa dilakukan lantaran tanah milik Pemerintah Kabupaten Luwu dikuasai warga. Rencananya lahan seluas 30 hektar tersebut akan dijadikan lokasi pembangunan kampus Universitas Andi Djemma, Palopo.

Penulis : Haswadi
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga