Kadis Damkar Makassar Tolak Anggotanya Ditahan Tanpa Surat Perintah

1
Kadis Damkar Tolak Anggotanya Ditahan Tanpa Surat Perintah
Kadis Damkar Tolak Anggotanya Ditahan Tanpa Surat Perintah

SULSELSATU.com, Makassar – Lakalantas yang terjadi antara mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Pete-pete pada Jumat (5/5/2017) saat menuju lokasi kebakaran di Jalan Perintis Kemerdekaan ternyata berbuntut panjang.

Menurut Kepala Dinas Damkar Kota Makassar, Imran Samad mengatakan bahwa dirinya diberikan ultimatum oleh oknum Polisi Lalu Lintas agar menyerahkan sopir mobil damkar yang telah menabrak pete-pete di Jalan Perintis sampai batas waktu sore hari ini.

“Oknum Polisi Lalu Lintas tersebut mau menahan sopir yang kendarai mobil damkar tadi, tapi saya menolak karena tidak ada surat penahanannya tapi dia bilang jangan salahkan kami kalau dijemput paksa,” kata Imran.

Menurut Imran, petugas Damkar hanya ingin sampai ke lokasi kebakaran dengan cepat demi keselamatan orang banyak dan itu telah di atur UU Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 134 Poin a.

“Mobil Damkar kan sudah membunyikan sirine, dan jelas terlihat oleh anggota bahwa mobil pete-pete itu tidak berhenti mendengar sirine damkar, dia tetap ngotot melaju dengan cara melambung mobil didepannya,” lanjut Imran.

Adapun alasan penjemputan paksa yang akan dilakukan oknum lantas tersebut dikatakan imran agar sopir mobil damkar itu tidak melarikan diri dan itu dibantah oleh Imran sendiri sebagai orang yang bertanggung jawab atas anggotanya.

“Katanya mau dijemput paksa karena jangan sampai melarikan diri, kita jamin kok dia tidak melarikan diri,” tutup Imran.

Sekedar diketahui, mobil pemadam kebakaran menabrak pete-pete saat melaju ke lokasi kebakaran. Akibat tabrakan itu empat orang dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina, Jalan Urip Sumoharjo.
Dari pantauan Sulselsatu.com terlihat pete-pete yang bertabrakan dengan mobil pemadam tersebut mengalami rusak parah.

Foto : Ist

Penulis : Munawir

Editor : Kink Kr

Rekomendasi Berita

Baca Juga