Pemkot Ancam Pidanakan Penyegel SD di Sudiang

8
Penyegelan Sekolah, SD Inpres Pajaiyang, SD Inpres Sudiang, SD Negeri Pajaiyyang

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ismunandar mengancam akan mempidanakan ahli waris Badidjah jika kembali menyegel tiga sekolah dasar di Sudiang. Ia mengaku akan membawa persoalan ini ke ranah hukum jika pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah kembali mengganggu aktifitas belajar mengajar di tiga sekolah tersebut.

“Kita akan panggil polisi untuk menangkap pihak ini (Hj. Badidjah) kalau sewaktu-waktu menyegel kembali ketiga sekolah itu,” katanya, Kamis (4/5/2017).

Sebelumnya, Ismunandar geram dengan sikap yang mengaku ahli waris pemilik tanah yang menyegel tiga sekolah di Sudiang hingga menyebabkan ratusan siswa tak bisa belajar.

Tiga sekolah yang disegel tersebut, yakni SD Inpres Pajaiyyang, SD Inpres Sudiang dan SD Negeri Pajaiyyang. Pihak penyegel, Badidja melakukan penyegelan lantaran menyebut pemerintah belum membayar uang ganti rugi kepada pihaknya selaku ahli waris pemilik tanah.

Kepada Sulselsatu. Com, Ismunandar mengatakan telah menyelesaikan masalah penyegelan tersebut. Namun, ia tidak akan memberi ganti rugi kepada pihak yang mengaku ahli waris pemilik tanah tersebut.

Ismunandar menganggap Badidja tidak berhak atas tanah tersebut, sebab tidak ada bukti kepemilikan dari PTUN.

“Bagaimana caranya ganti rugi, memangnya sudah ada putusan dari PTUN. Selalu bilang ada bukti, mana? Tidak ada bukti kepemilikan dia tunjukkan,” ujarnya kepada Sulselsatu.com, Kamis (4/5/2017).

Ismunandar pun menjamin murid di tiga SD ini bisa kembali beraktifitas seperti biasanya, Jumat (5/4/2017) hari ini.

“Kasian para siswa harus korbankan belajarnya,” katanya.

Penulis : Mawar A. Pasakai
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga