Warga Binaan Lapas Kelas I Makassar Kabur, ini kata Syahrul

3
Ilustrasi Tahanan
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menanggapi kaburnya tiga orang warga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Makassar, Minggu, (7/5/2017) kemarin.

Orang nomor satu di Sulsel tersebut  mengatakan jika semua lapas sebenarnya secara normatif telah melampaui batas yang ada, sementara hal tersebut menjadi dasar utama terhadap sebuah dinamika  dan kompleksitas masalah yang ada di Lapas.

Oleh krn itu selaku pemerintah daerah  Syahrul akan berkomunikasi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel.

“Saya akan berkomunikasi dengan Kanwil di sini (Kemenkumham),” ujar Syahrul, Senin, (8/5/2017).

Meski demikian Syahrul menilai, kaburnya tiga orang Warga Lapas Kelas I Makassar itu hanya Insiden belaka.

“Memang kemarin ini saya lihat ada tiga yang lari, tetapi kalau saya liat yang tiga ini kejadian biasa, yang massal itu seperti kejadian di Riau. Hari ini saya berusaha untuk berkomunikasi dengan beliau (Kanwil Kemenkumham),” ujarnya.

Diketahui sebanyak tiga orang warga lapas yang berhasil kabur, pertama Iqbal tahanan kasus kolor ijo yang telah melakukan perkosaan disertai pembunuhan dan telah dijatuhi vonis mati oleh Majelis Hakim PN Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, 24 Agustus 2016 lalu.

Dua tahanan lainnya, yakni Tajrul alias Asrul dan Rijal Budiman adalah tahanan kasus pembunuhan di Jayapura dengan pidana seumur hidup.

Penulis : Habib Rahdar

Editor : Arput Rh

Rekomendasi Berita

Baca Juga