Dituding Anti Pancasila, Ketua HTI Sulsel : Kami Menyampaikan Ajaran Islam

127
Hizbut Tahrir Indonesia, Wiranto, Kemal Idris, HTI Sulsel

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Sulsel, Kemal Idris mengaku sangat menyayangkan langkah pemerintah yang berencana membubarkan ormas HTI di Indonesia.

Pasalnya, keputusan tersebut dinilai tidak sesuai dengan Undang-Undang Ormas yang berlaku. Ia menyebut dalam UU tersebut, untuk memberhentikan sebuah ormas berbadan hukum mesti dengan tahap-tahap yang telah diatur.

“Ya itu tidak sesuai hukum UU Ormas yang merupakan pijakan berorganisasi yang memang hak setiap golongan.
Harus diketahui bahwa HTI berdakwah menyampaikan ajaran Islam. Tidak ada ide HTI yang keluar dari ajaran Islam.
Jadi harusnya tidak ada pembubaran,” ujar Kemal kepada Sulselsatu.com, Senin (8/5/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto mengumumkan pembubaran HTI. Wiranto mengatakan, kegiatan HTI terindikasi kuat bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, sebagaimana diatur dalam UU Ormas.

Selain itu, Wiranto juga menyebut bahwa keberadaan HTI secara nyata menimbulkan benturan di masyarakat dan membahayakan keutuhan bangsa Indonesia.

Menanggapi hal itu, Kemal mengaku jika pihaknya belum mendapatkan penjelasan dari pemerintah terkait tudingan tersebut.

“Belum ada konfirmasi langsung ke kami dari pemerintah,” pungkasnya.

Penulis : Habib Rahdar
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga