JSI Analisis Plus Minus Ical-Cicu atau None-Cicu

10
Calon Wali Kota
Calon Wali Kota

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Peta persaingan di Pilkada Makassar 2018 mendatang mulai mengerucut. Dari sejumlah figur yang bakal bertarung, tercatat  ada empat poros kekuatan yang layak diperhitungkan menjadi jawara.

Mereka adalah Wali Kota Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny), Wakil Wali Kota Syamsu Rizal (Deng Ical) Ketua DPRD Farouk M Betta (Aru), serta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel Irman Yasin Limpo (None).

Menurut analisis JSI, beberapa nama diprediksi lebih realistis mengincar posisi bakal calon Wakil Wali Kota. Seperti Andi Rachmatika Dewi (Cicu), Adi Rasyid Ali (ARA), Haris Yasin Limpo, Aris Muhammadiah, Nasran Mone, Andi Mustaman.

Diantara nama-nama yang beredar di atas,  penjajakan maju berpasangan juga sudah terwacanakan atau dikaitkan. Seperti dorongan memaketkan None-Cicu yang datang dari Nasdem, serta Dg Ical-Cicu yang disebut-sebut diinginkan oleh mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Lalu, bagaimana plus-minus jika kedua pasangan ini disimulasikan? Konsultan Politik dari Jaringan Suara Indonesia (JSI), Arif Saleh memberikan analisisnya, baik berdasar dinamika yang berkembang belakangan ini, maupun perilaku pemilih di potret survei.

Menurut Arif, jika None-Cicu maju berpasangan, maka siapapun lawannya di pilkada, termasuk petahana, layak untuk memperhitungkannya. Pasalnya, duet ini tergolong bisa saling melengkapi.

“Sejak dulu, dua figur ini sudah sering didorong maju berpasangan. Komunikasi keduanya juga sudah terjalin baik. Artinya kalau mereka punya keseriusan maju, bukan hal sulit lagi untuk menyatukan,” kata Arif kepada Sulselsatu.com, Selasa (9/5/2017).

Rekomendasi Berita

Baca Juga