Pengurus Badko HMI Sulselbar Kecam Tindakan Represif Pemda Luwu

5
Pengurus Badko HMI Sulselbar Kecam Tindakan Represif Pemda Luwu
Pengurus Badko HMI Sulselbar Kecam Tindakan Represif Pemda Luwu

SULSELSATU.com, LUWU – Salah satu pengurus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sulawesi selatan dan Barat (Badko HMI Sulselbar) Janwar Karim menyayangkan tindakan represif yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten Luwu terhadap sejumlah petani di Desa Baramamase dan Desa Kalibamamase, Kecamatan Walenrang Lamasi (Walmas), Kabupaten Luwu, Kamis, (4/5/2017) lalu.

Aktivis Hijau Hitam tersebut mengatakan jika tindakan pemerintah yang terjadi di walmas bisa dilakukan dengan cara persuasif.

“Seharusnya Pemda Luwu dan pihak Unanda mengambil langka bijak untuk menyelesaikan masalah tersbut bisa langkah persuasif atau musyawarah.” Tegas Janwar, Senin, (8/5/2017).

“Saya tidak terima petani di perlakukan seperti itu apalagi sawahnya sudah hampir panen kenapa tidak tunggu panen dulu kasihan baru di lakukan pengosongan.” Tambahnya lagi

Janwar yang juga berdarah keturunan Luwu sangat prihatin karena dirinya mengaku sangat paham bagaimana kehidupan dan hidup sebagai seorang petani.

“Saya juga keluarga petani dan saya sendiri merasakan makan dari sawah jadi saya rasa itu bentuk tidak wajar yang di lakukan pihak pemerintah dan kampus Unanda (Universitas Andi Djemma ) yang mengosongkan paksa sampai melakukan tindakan represif oleh pihak aparat.” Tukasnya.

Ia melanjutkan jika dalam waktu dekat akan melangsungkan advokasi terhadap warga Walmas dengan berkomunikasi langsung dengan pihak Pemda dan Unanda untuk kiranya disiapkan dana kompensasi.

“Nanti koordinasi sama cabang palopo klo audince ditolak, dan juga dana kompensasi itu nihil tidak ada kejelasan, terpaksa somasi dalam bentuk aksi.” Pungkasnya.

Diketahui sebelumnya pihak kepolisian, Satpol PP dan TNI melakukan pengosongan paksa terhadap lahan pertanian warga Walmas di Luwu, dalam rangka perluasan bangunan Unanda yang telah mendapat izin dari pemda dalam pengelolaan tanah Hibah seluas 30 Ha tersebut.

Penulis : Habib Rahdar

Editor : Arput Rh

Rekomendasi Berita

Baca Juga