Ini Pembicaraan Ahok-Djarot di dalam Rutan

2
Pembicaraan Ahok-Djarot di dalam Rutan
Pembicaraan Ahok-Djarot di dalam Rutan

SULSELSATU.com, JAKARTA – Djarot Saiful Hidayat yang saat ini sebagai Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, kembali menemui Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta, Selasa malam, 9 Mei 2015, pukul 21.15 WIB. Sebelumnya pada siang hari ia telah menjenguk Ahok yang divonis penjara selama dua tahun penjara karena terbukti menistakan agama.

Pada pertemuan malam ini, Djarot membicarakan beberapa hal, diantaranya mengenai dirinya yang telah ditetapkan sebagai pelaksana tugas Gubernur DKI oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. “Saya menyampaikan apa yang tadi telah dilaksanakan di Balai Kota bahwa surat tugas tadi disampaikan langsung oleh Mendagri kepada saya,” kata Djarot di Cipinang, Jakarta, Selasa, 9 Mei 2017.

Djarot menjelaskan, Tjahjo mengamanatkan agar dirinya selaku pelaksana tugas tetap berkoordinasi dengan Ahok dalam menjalankan tugasnya memimpin Ibu Kota. “Itu yang pertama (dibicarakan),” ucap Djarot. Selain itu, keduanya terlibat diskusi kecil soal tugas-tugas gubernur ke depan.

Menurut Djarot, dirinya tetap akan bekerja seperti biasa, termasuk menerima pengaduan masyarakat setiap pagi di Balai Kota. Djarot menuturkan, tidak ada tanggapan khusus dari Ahok terkait posisi barunya. Menurut Djarot, keduanya sudah sama-sama mengetahui apa yang harus dikerjakan.

“Hari senin sebetulnya kami berkoordinasi untuk melakukan beberapa tugas, tadi sudah saya sampaikan secara berkala,” kata Djarot. Pada kesempatan itu, Djarot juga meminta agar penahanan Ahok ditangguhkan. Alasannya ia kesulitan untuk berkoordinasi bila Ahok berada di dalam tahanan.

Menurut dia aparat tidak perlu khawatir bila Ahok ditangguhkan. Ia menjamin Ahok tidak akan menghilangkan barang bukti ataupun kabur. Sebab, selama proses persidangan Ahok telah bersikap kooperatif.

Sumber : Tempo. co
Editor : Arput Rh

Rekomendasi Berita

Baca Juga