Asisten II Sukri Mattinetta: Kalau bisa, Kedepannya Petani Bertani Pakai Dasi

4
Asisten II
Asisten II

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Asisten II Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Syukri Mattinetta mengatakan bahwa pertanian di Sulsel adalah merupakan hal yang sangat urgen, karena bertani sudah menjadi budaya turun temurun.

Hal tersebut Ia katakan saat mewakili Gubernur Sulsel membawakan sambutan dalam kegiatan rembuk dan seminar nasional oleh Badan Pengurus Wilayah Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (BPW PISPI) Sulsel.

“Kegiatan seperti ini penting sekali, apalagi karena sektor pertanian adalah merupakan andalan Sulsel,” kata Syukri dalam sambutannya di Novotel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Jumat (12/5/2017).

Pemerintah kata Syukri harus terus mendorong dan mensupport kegiatan yang memikirkan perkembangan dan kemajuan pertanian. Apalagi bebicara mengenai regenerasi petani.

“Dari data yang ada, orang yang mau bekerja di sektor pertanian terus menurun sehingga jika hal terbut dibiarkan, maka nanti akan merepotkan kita kedepannya,” katanya.

Syukri mengatakan, hingga saat ini masih banyak kalangan sarjana pertanian yang enggan turun menggarap pertanian, banyak diantara mereka memilih pekerjaan lain karena sudah enggan bersentuhan dengan lumpur, makanya kata Syukri kedepannya perlu dipikirkan agar para petani, bertani tanpa perlu bergelut dengan lumpur.

“Kalau perlu tidak usah injak lumpur lagi, bisa jadi ini penyebab sehingga banyak sarjana pertanian yang ogah turun bertani. Kedepannya tidak adalagi seperti itu, sekarang sudah ada traktor sudah ada combain, hampir tidak bersentuhan lagi dengan lumpur, bahkan nanti kalau perlu mereka bertani pakai dasi,” pungkasnya.

Syukri berharap kedepannya mekanisasi penggunaan alat-alat atau mesin pertanian lebih dimaksimalkan sehingga tidak lagi mencangkul, buka lagi orang yang membajak, akan tetapi semua menggunakan tekhnologi.

Penulis : Habib Rahdar
Editor : Arput Rh

Rekomendasi Berita

Baca Juga