Habib Rizieq Shihab Minta Bantuan Komnas HAM

6
Minta Bantuan Komnas HAM

SULSELSATU.com, JAKARTA – Terkait tentang ‘kriminalisasi, teror dan intimidasi yang dihadapi Ketua Forum Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Komnas HAM mengatakan bahwa mereka berkewajiban untuk meminta keterangan dari Rizieq, namun itu akan dilakukan setelah Rizieq selesai melakukan umrah di Arab Saudi.

Soal rencana pertemuan Komnas dan Rizieq disampaikan Ansufri Sambo, yang pernah menjadi organisator gerakan Tamasya Al Maidah dan kini menjabat sebagai Ketua Presidium Alumni 212.

“Komnas HAM akan mendatangi Habib (panggilan bagi Rizieq) ke Jeddah, Saudi. Waktunya sedang diatur kapan Komnas bisa untuk ke sana. Insya Allah dengan biaya masing-masing. Mereka dengan biaya sendiri dan kita juga yang dampingi dengan biaya sendiri,” kata Ansufri.

Pengacara Rizieq Shihab dan GNPF-MUI, Kapitra Ampera, juga mengatakan bahwa dia sudah mendengar bahwa Komnas HAM sudah berencana meminta keterangan Rizieq.

“Tapi tidak di Arab, di satu negara, mungkin di Eropa ya. Tidak di Indonesia dan tidak juga di Arab,” kata Kapitra.
Saat ditanya apakah Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia, dia menjawab cepat, “Oh iya, pasti.”

Rencana Komnas HAM untuk meminta keterangan Rizieq dibenarkan oleh Ketua Komnas HAM Imdadun Rahmat. “Itu kewajiban Komnas HAM karena ada pengaduan dari kuasa hukum Habib Rizieq dan kawan-kawan, tetapi untuk Komnas HAM dipanggil, tidak tepat, karena Komnas HAM yang akan memanggil (Rizieq) untuk diminta keterangan.”

Namun Imdadun membantah bahwa pertemuan dengan Rizieq akan dilakukan di luar negeri. “Itu tidak mungkin … itu high cost, dan untuk penanganan kasus tidak boleh menggunakan uang selain uang negara. Dari sisi anggaran itu pemborosan uang negara. Jadi kita tunggu saja Habib Rizieq datang ke Indonesia, dan kita panggil ke Komnas HAM,” kata Imdadun.

Sumber : bbc. com
Foto : Int
Editor : Arput Rh

Rekomendasi Berita

Baca Juga