Mutasi Pejabat Pemkab Takalar Menuai Sorotan

11
LSM Gergaji takalar

SULSELSATU.com, TAKALAR – Gerbong mutasi yang digerakkan pemerintah Kabupaten Takalar beberapa waktu lalu menuai sorotan. Beberapa penempatan pejabat dianggap tidak memenuhi kriteria serta persyaratan.

Direktur LSM Gerakan Rakyat Menagih Janji (Gergaji), Imran Rajab Mursali, menegaskan bahwa proses mutasi tersebut sangat penuh dengan kejanggalan.

“Kami sudah konsultasikan dengan Bupati Takalar dan kami simpulkan ada oknum makelar jabatan. Beliau (Bupati) kami simpulkan ‘dikerjai’ oleh para makelar tersebut,” kata Imran, Sabtu (13/5/2017).

Bupati Takalar Burhanuddin, menurut Imran menjelaskan bahwa, apa yang ditanda tanganinya hasil godokan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Sehingga beliau menganggap susunan pejabat tersebut sudah clear di tingkat bawah,”katanya.

Imran mencontohkan kebobrokan penempatan pejabat golongan III/b sebagai kepala seksi dan membawahi staf golongan III/d.

Selain itu, adanya oknum PNS yang awalnya adalah sopir kendaraan dinas Pemkab kemudian diangkat menjadi Kepala Seksi di Dinas Pariwisata.

“Setelah kami telisik, mereka adalah keluarga pejabat eselon II di Pemkab dan oknum legislator di DPRD Takalar.

Kasihan mereka para ASN potensial yang dipermainkan para pemburu rente,” tandas Imran lagi.

Imran menjelaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pendampingan terhadap beberapa ASN yang merasa dirugikan dan akan melakukan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Sekedar diketahui, mutasi yang digelar beberapa waktu lalu merupakan mutasi pertama yang dilakukan Burhanuddin setelah pelaksanaan Pilkada Takalar Februari lalu.

Penulis : Asrul
Editor : Arput Rh

Rekomendasi Berita

Baca Juga