Andi Taufan Tiro Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin

18
Andi Taufan Tiro, Andi Taufan Tiro Korupsi, Anggota Komisi V DPR RI, Makassar, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu, Terkini dan Terbaru

SULSELSATU.com, JAKARTA – Mantan anggota Komisi V DPR RI asal Sulawesi Selatan, Andi Taufan Tiro dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Hal ini merupakan eksekusi dari putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang memvonis Taufan sembilan tahun penjara dalam kasus korupsi proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Sudah lakukan eksekusi terhadap Andi Taufan Tiro yang sudah divonis pengadilan selama sembilan tahun. Kita bawa ke Sukamiskin untuk kita eksekusi lebih lanjut,” kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, seperti dilansir Kompas.com, Senin (15/5/2017).

Selain divonis sembilan tahun penjara, Taufan juga diwajibkan membayar denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebelumnya, Taufan dituntut 13 tahun penjara.

Menurut hakim, Taufan terbukti menerima suap sebesar Rp 7,4 miliar. Suap tersebut terkait program aspirasi anggota Komisi V DPR untuk proyek di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Menurut hakim, uang Rp 7,4 miliar tersebut diberikan agar Taufan menyalurkan program aspirasinya dalam bentuk proyek pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara.

Taufan terbukti menerima suap secara bertahap dari dua pengusaha di Maluku dan Maluku Utara.

Pertama, Taufan menerima Rp 3,9 miliar dan 257.661 dollar Singapura, atau Rp 2,5 miliar dari Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir.

Kemudian, Taufan menerima 101.807 dollar Singapura, atau senilai Rp 1 miliar dari Direktur Utama PT Martha Teknik Tunggal, Hengky Poliesar.

Uang tersebut diduga diberikan untuk mengarahkan agar Abdul Khoir dan Hengky menjadi pelaksana proyek tersebut.

Menurut hakim, Taufan terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga