Hikmah di Balik Pilkada DKI

- Advertisement -

SULSELSATU.com – Orang bijak selalu mengambil hikmah di balik masalah. Dalam perspektif itulah saya mencoba memaknai hiruk pikuk pilkada DKI.

Hiruk pikuk selama dan pasca pilkada DKI menunjukkan bahwa di usia lebih dari tujuh dekade, ternyata masalah SARA di negeri ini belum juga tuntas.

Rezim Orba yang sangat sadar betapa kompleks dan sensitifnya persoalan SARA, maka kemudian menyatakannya sebagai barang “haram” untuk dijadikan sebagai isu politik.

Dibangun di Atas Perbedaan

- Advertisement -

Perlu disadari bahwa NKRI adalah negara yang dibangun di atas banyak perbedaan. Mulai dari beda suku, beda bahasa, beda adat istiadat dan budaya, beda etnik hingga ke beda agama dan kepercayaan. Dengan latar belakang beragam perbedaan itu Indonesia mewujud sebagai sebuah negara bangsa (nation state).

Setidaknya ada 2 model nation state (negara bangsa). Pertama, nation state yang dibangun di atas pondasi obyektif, yang ditandai dengan banyak persamaan. Seperti kesamaan bahasa, etnik, budaya adat istiadat ataupun agama. Karena itu maka negara bangsa semacam ini biasanya memiliki rasa kebersamaan dan kohesivitas yang kuat. Jerman, Belanda, Prancis, Italia, Jepang, adalah beberapa negara bangsa yang dapat disebut sebagai contoh.

Model kedua adalah negara bangsa yang dibangun di atas landasan subjektif. Dikatakan demikian, karena negara bangsa model ini didirikan berdasarkan kesepakatan dan kemauan untuk hidup bersama dalam sebuah ikatan berbangsa dan bernegara. Kesepakatan dan kemauan hidup bersama ini karena didasari oleh latar belakang sejarah yang sama. Sama-sama merasa senasib oleh pahitnya penjajahan. Karena itu, maka negara bangsa semacam ini biasanya dibangun di atas banyak perbedaan. Indonesia dan negara-negara yang lahir pasca Perang Dunia II, masuk dalam kategori ini.

Dibandingkan dengan negara bangsa yang dibangun di atas landasan obyektif, maka negara bangsa yang dibangun di atas landasan subjektif, pada hakekatnya sangat rentan untuk bubar. Kenapa? Karena pertama, seiring berjalannya waktu maka romantisme senasib sepenanggungan saat pendirian negara, kian memudar. Idealisme berganti dengan pragmatisme.

Kedua, ketika ketimpangan kian melebar. Apalagi jika penguasaan sumberdaya hanya dimonopoli oleh segelintir orang dan yang segelintir itu kebetulan kelompok minoritas. Ketiga, ketika pengusaha, politisi dan birokrat berkonspirasi untuk korupsi secara berjamaah. Sementara penegak hukum melindungi perilaku korup tersebut.

Kondisi seperti itu yang mewarnai Uni Soviet sebelum bubar. Seperti diketahui, sebagian besar wilayah Uni Soviet ada di Asia. Tetapi yang mengendalikan Uni Soviet secara politik, birokrasi, dan militer adalah warga Uni Soviet berdarah eropa. Sementara warganya yang berdarah Asia adalah warga negara “kelas dua”. Di saat yang sama terjadi korupsi secara massif. Sementara ideologi komunis gagal menghadirkan kemakmuran bersama. Keadilan sama rata sama rasa kian jauh panggang dari api.

Menyadari hal itu, maka jika tidak hati-hati tidak tertutup kemungkinan hal yang sama akan menimpa negara kita. Jadi, saatnya kita semua sebagai anak bangsa melakukan introspeksi. Melakukan pertobatan nasional, berhenti melakukan tindakan yang dapat membuat bubarnya negara ini.

Yogyakarta, Senin (15/5/2017)

Penulis : Luthfi A. Mutty (Anggota DPR RI Fraksi NasDem)

- Advertisement -

Populer

Safari Ramadan, Iqbal Suhaeb Minta Dukungan Masyarakat Bangun Makassar

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, meminta dukungan masyarakat untuk bersama-sama demi pembangunan Kota Makassar. Hal itu disampaikan di hadapan warga usai...

Beredar Video Jokowi Ditinggal Pasukan Saat Buka Puasa Bersama

SULSELSATU.com, JAKARTA - Sebuah video yang menunjukkan acara buka puasa bersama Presiden Joko Widodo dengan jajaran TNI dan Polri beredar di media sosial. Dalam...

Bikin Status Bernada Hasutan People Power di Facebook, Honorer di Makassar Diciduk Polda

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Seorang tenaga honorer berinisial MA (29) diamankan aparat Unit Cyber Crime Polda Sulsel pada Kamis (16/5/2019). Penangkapan terhadap MA terjadi di Jalan...

Canangkan Safari Ramadan 1440 Hijriah, Ini Pesan Taufan Pawe

SULSELSATU.com, PAREPARE - Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mencanangkan Safari Ramadan 1440 H/ 2019 M, di Masjid Agung KH Ambo Dalle, Selasa (14/5/2019). Pencanangan...

Harga Tiket Pesawat Masih Mahal, Menhub Minta Masyarakat Ikhlas

SULSELSATU.com, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar masyarakat ikhlas untuk menerima harga tiket pesawat yang mahal. Ia pun mengimbau masyarakat tidak...

Real Madrid Incar Striker Jebolan Tarkam Seharga Rp970 Miliar, Ini Profilnya

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Striker Eintracht Frankfurt, Luka Jovic semakin dekat dengan Real Madrid. Frankfurt bersedia melepas pemaian 21 tahun itu ke Los Blancos. Sebelum Madrid,...

Partai Berkarya Buka Peluang Gabung Jokowi-Ma’ruf

SULSELSATU.com, JAKARTA - Partai Berkarya tidak menutup kans untuk bergabung dengan pemerintahan Joko Widodo - Ma'ruf Amin jika telah ditetapkan oleh KPU. Anggota Majelis...

Hasil Rekapitulasi Suara 28 Provinsi, Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul

SULSELSATU.com, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus menyelenggarakan rekapitulasi suara tingkat nasional. Hasilnya, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko...

GALERI FOTO: Truk Pertamina Mogok, Pettarani Macet

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Truk tangki pertamina diderek oleh tronton di Jalan Andi pangerang Pettarani, Makassar, Senin (17/9/2018). Truk milik pertamina ini mogok sehingga mengakibatkan kemacetan...

Baca Juga

BNI Makassar Siapkan Rp 2 Triliun Uang Tunai Selama Idul Fitri

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Menyambut hari raya Idul Fitri, BNI Wilayah Makassar menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,050 triliun. Kepala BNI Wilayah Makassar, Faisal Arif Setiawan...

Tokoh Pemuda Sulsel Tolak People Power

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gerakan people power yang digagas sejumlah tokoh politik pendukung calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto  dinilai bisa menciptakan instabilitas negara....

PDAM Makassar : Konsumsi Air Naik Saat Ramadan

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Saat bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri, pemakaian air bersih dari pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar...

Beri Selamat ke Jokowi-Ma’ruf, Gubernur Sulsel: Kalau Ada yang Tidak Puas, Silahkan ke MK

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengucapakan selamat kepada Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden terpilih berdasarkan keputusan KPU, Selasa (21/5/2019) dini hari. "Saya...

Terbaru

Massa di Gedun Bawaslu Rusuh, Aparat Pengamanan Dilempari Batu

SULSELSATU.com, JAKARTA - Massa di depan Gedung Bawaslu RI kembali bikin rusuh pada Rabu (22/5/2019). Ada aksi lempar batu dari kerumunan massa. Melansir CNNIndonesia, barisan...

Cara Kapolres Sinjai Beramal dan Berkeja di Bulan Puasa

SULSELSATU.com, SINJAI - Club Sepeda Bayangkara Polres Sinjai yang dipimpin langsung Kapolres Sinjai, AKBP Sebpril Sesa berkeliling sambil berpatroli sembari melakukan aksi sosial dengan...

Jokowi Bakal Bertemu Dua Petinggi Parpol Oposisi Hari Ini

SULSELSATU.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo dijadwalkan bertemu Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Instana Kepresidenan Bogor, Rabu (22/5/2019). Dilansir CNNIndonesia, Jokowi dijadwalkan...

Warga Temukan Tulang Belulang di Gunung Bawakaraeng, Diduga Galih Andika

SULSELSATU.com, MAKASSAR - Kumpulan tulang belulang manusia ditemukan warga di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa pada Selasa (21/5/2019) siang. Laporan dari lokasi kejadian menyebutkan, korban pertama...

VIDEO: Smartphone Terbakar, Penumpang Pesawat Ryanair Dievakuasi

SULSELSATU.com - Kasus smartphone terbakar kembali terjadi, dan kali ini peristiwanya di pesawat Ryanair di Bandara El Prat, Barcelona. Pesawat Ryanair yang hendak melakukan penerbangan...