Hindari Kebiasaan Ini, Bisa Berdampak Buruk pada Anak

7
Pola Asuh Anak

SULSELSATU.com – Sebagai orang tua, kita tentu berharap anak bisa tumbuh berkembang dengan baik. Beragam cara pun dilakukan untuk mengasuh anak agar masa depan mereka yang lebih baik.

Namun terkadang, kita seringkali melakukan kesalahan dalam bersikap ataupun berbicara pada anak. Dan tanpa kita sadari, kebiasaan ini menimbulkan dampak buruk pada anak dalam jangka panjang

Psikolog klinis bernama Ma. Louders ‘Honey’ Carandang menjelaskan bahwa ada empat contoh perlakuan orang tua yang memiliki dampak negatif terhadap kehidupan anak.

Membandingkan anak

Semua orang tua pasti menyayangi anak-anaknya tanpa pilih kasih. Namun secara tak sadar orang tua pernah membandingkan anak atau melakukan kualifikasi antara anak satu dan anak lainnya. Misalnya anda berkata “Inilah putri pandai saya, Sarah dan ini putra bungsu saya, Max”. Meskipun terdengar kasar ini merupakan jenis bully halus. Menurut Dr. Carandang anak-anak memperhatikan hal kecil ini tanpa anda sadari.

Memberi label pada anak

Orang tua tanpa sadar pernah memanggil anak dengan julukan-julukan lucu seperti “anak mama yang gendut lucu sekali”. Hal ini ternyata memiliki dampak merusak rasa percaya diri pada anak. Menurut Dr. Chang memanggil anak menggunakan label bisa menyebabkan anak memiliki rasa dendam terhadap orang tua. Atau bisa jadi si anak akan merasa dirinya memang gendut.

Memberikan contoh yang salah pada anak

Sebagian besar anak akan memperhatikan apa yang orang tua katakan, namun mereka juga mengangkap apa saja yang anda lakukan. Misalnya jika anak melihat ayah membentak ibu didepan anaknya, maka anak akan berpikir tak apa jika seorang laki-laki berlaku kasar pada wanita. “ini dikarenakan anak meniru sesuatu berdasarkan orang tuanya,” kata Dr. Carandang.

Pilih kasih dapat mempengaruhi rasa disiplin

Meskipun orang tua kebanyakan menyangkal hal ini, tapi tak menutup kemungkinan jika orang tua memiliki perasaan menyayangi satu anak lebih dari anak yang lainnya. Dr. Carandang menekankan sangat penting untuk mendengarkan anak secara objektif dan adil. Penting bagi orang tua untuk tidak mengabaikan kebutuhan emosional dari masing-masing anak.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga