Kemenhub Selidiki Penyebab Terbakarnya KM Mutiara Sentosa

4
KM Mutiara Sentosa I, Kementerian Perhubungan
Ilustrasi Kapal terbakar (int)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Direktur Jenderal Perhubungan Laut A Tonny Budiono mengatakan, pihaknya bersama tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran KM Mutiara Sentosa I, rute pelayaran Surabaya-Balikpapan yang terbakar pada Jumat (19/5) sore kemarin di perairan Masalembu, Jawa Timur.

“Tim telah berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan investigasi awal penyebab terbakarnya KM Mutiara Sentosa I di perairan Masalembu, Jawa Timur,” katanya, seperti dikutip dari detik.com, Sabtu (20/5/2017).

Sementara itu, sejumlah korban terbakarnya Kapal Motor Mutiara Sentosa I telah berhasil diselamatkan. Tonny mengatakan, akan meningkatkan keselamatan pelayaran. Salah satunya dengan melakukan uji petik kelayakan kapal secara berkala menjelang lebaran 2017 mendatang.

“Berbagai upaya dalam peningkatan keselamatan pelayaran telah dilakukan seperti melakukan uji petik kelayakan kapal oleh tim marine inspector Ditjen Hubla yang dilakukan secara berkala terutama menjelang angkutan laut Lebaran yang telah dimulai dari tanggal 17 April s.d. 30 Juni 2017,” kata Tonny.

Tonny berharap, pihak penyelenggara transportasi laut, baik pihak regulator maupun pengguna jasa agar benar-benar melaksanakan faktor keselamatan. Kejadian terbakarnya KM Mutiara Sentosa I ini merupakan pencerminan bahwa pelaksanaan aturan keselamatan pelayaran belum sepenuhnya dilaksanakan.

“Kejadian terbakarnya kapal KM Mutiara Sentosa I tersebut menandakan belum sepenuhnya pelaksanaan aturan keselamatan pelayaran dijalankan dengan sungguh-sungguh. Kami selaku regulator telah mengeluarkan aturan-aturan keselamatan dan semestinya menjadi tanggung jawab bersama di dalam pelaksanaan dan penegakan aturan tersebut oleh operator maupun masyarakat pengguna jasa,” tutur Tonny.

Meskipun demikian, saat ini penumpang KM Mutiara Sentosa I telah berhasil dievakuasi dengan selamat. Dalam proses evakuasi, dikerahkan Kapal Patroli PLP, UPP Masalembo, kapal Basarnas dari Surabaya dan Lantamal V. Selain itu, MV Meratus Makassar yang berada sekitar 8 mil dari lokasi kejadian juga membantu evakuasi penumpang.

“Selain kapal-kapal tersebut, kapal KMP Dharma Kartika 9, kapal Tug Boat Asmarina 9 dan kapal Tongkang Asmarina 12 juga 8 kapal nelayan juga turut membantu evakuasi para penumpang KM Mutiara Sentosa I,” ucapnya.

Tonny mengatakan, pagi ini Syahbandar Tanjung Perak Surabaya kembali berkoordinir dengan pihak terkait untuk melanjutkan proses evakuasi para penumpang kapal KM Mutiara Sentosa I. Selain itu, Kepala SAR Nasional wilayah Jawa Timur akan ke lokasi untuk memastikan jumlah korban yang selamat.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga