Waspadai Promo Umrah Murah!

3
Umrah Murah, YLKI

SULSELSATU.com – Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengimbau warga untuk tidak mudah terbuai dengan promo perjalanan umrah dengan biaya murah. Sebab, kasus penipuan dengan berkedok umrah murah sudah banyak ditemui, khususnya di Sulawesi Selatan.

“YLKI mengimbau calon jamaah untuk tidak terjebak dan tergiur dengan iming-iming umrah dengan biaya murah, yang angkanya tidak rasional. Misalnya di bawah Rp 10 juta atau malah dengan mencicil sehari Rp 50.000,” kata Tulus, seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (20/5/2017).

Menurut dia, perjalanan umrah selama sekitar 2 minggu tidak rasional jika harganya dibawah Rp 10 juta. Pasalnya, jamaah umrah minimal harus menginap di hotel bintang tiga.

Travel tidak boleh menjadikan jamaah sebagai jamaah backpacker. Saat ini, kata dia, banyak travel yang menjadikan jamaahnya seperti backpacker.

“Sehingga mereka ketika di Arab Saudi, barang ditempatkan dalam satu ruangan di apartemen, dan mereka disuruh banyak tidur di masjid. Mungkin maksudnya agar jamaah lebih banyak ibadah, tapi nanti banyak orang tidur di masjid dan itu orang Indonesia, konyol,” kata Tulus.

Ia meminta calon jamaah membaca kontrak di dalam brosur. Hal itu dapat membuat warga menentukan pilihan terhadap travel perjalanan umrah. Selain itu, dia mengungkapkan, banyak promosi menjebak oleh travel yang menawarkan umrah murah.

Contohnya seperti jadwal pemberangkatan umrah yang bisa berubah hingga 5 kali dengan pemberitahuan last minute atau H-1.

“Ini sangat menjebak konsumen, apalagi kalau calon jamaah ini seorang pekerja yang terjebak cuti. Bagaimana bisa perjalanan umrah baru diberitahu H-1, ini pengelabuan terhadap konsumen,” kata Tulus.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga