Soal Teror Bom, JK Minta Aparat Bekerja Lebih Gesit Lagi

10
Jusuf Kalla, Danny Pomanto, Walikota Makassar, Wakil Presiden, Kisruh Pasar Sentral
Jusuf Kalla. (Sulselsatu/Asrul)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar aparat pengamanan, baik TNI maupun Polri, bekerja lebih gesit lagi untuk mencegah terjadinya teror bom seperti yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5/2017) malam.

Jusuf Kalla mengatakan bahwa aparat TNI dan Polri merupakan kunci guna memulihkan rasa aman warga dari ancaman teror bom.

“Untuk memulihkan rasa aman warga, hanya dua hal. Kepolisian dan tentara harus lebih aktif lagi,” kata JK di kediamannya, Jalan Haji Bau, Kamis (25/5/2017).

JK juga mengajak masyarakat untuk turut terlibat aktif mencegah aksi teror. Masyarakat diminta kooperatif melapor jika ada kejanggalan di lingkungan sekitarnya atau melihat ada sesuatu mencurigakan.

JK juga mengimbau agar seluruh penceramah membawakan tausiyah yang menekankan kedamaian, kebersamaan, dan juga kewaspadaan terhada paham-paham radikal yang menyesatkan. Terlebih, dalam waktu dekat ini akan memasuki momentum Ramadan.

“Ini (teror bom bunuh diri) juga pasti karena ajaran-ajaran sesat yang mengaggap dengan membunuh petugas negara itu pasti beramal. Padahal, sejatinya itu justru sangat jauh dari nilai-nilai Islam,” pungkasnya.

Penulis : Habib Rahdar
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga