Firdaus : Meski Dari Bosowa, Yagkin Bukan Figur Tepat untuk IYL

38
Ichsan Yasin Limpo, IYL, Pilgub Sulsel, Pilkada Serentak 2018, Yagkin Padjalangi
Yagkin Padjalangi. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Pengamat politik UIN Alauddin, Firdaus Muhammad menilai figur Yagkin Padjalangi bukan sosok yang tepat menjadi pendamping Ichsan Yasin Limpo (IYL) dalam Pilgub Sulsel 2018 mendatang. Meski berasal dari zona Bosowa (Bone, Soppeng, Wajo), Yagkin dinilai kurang memiliki bargaining untuk maju di Pilgub.

“Yagkin kurang menjual untuk didorong di Pilgub,” kata Firdaus, kepada Sulselsatu.com, Kamis (25/5/2017).

Yagkin memang masuk dalam lima kandidat calon pendamping IYL di Pilgub. Selain anggota DPRD Sulsel itu, kandidat lainnya, yakni Kapolda Sulselbar Mathius Salempang, Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Datuk Luwu Andi Maradang Makkulau, Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi.

Yagkin sendiri merupakan satu-satunya kandidat yang berasal dari zona Bosowa.

Menurut Firdaus, mantan Bupati Gowa dua periode itu memang akan jauh lebih kuat jika memilih pendamping dari zona Bosowa untuk bertarung pada kontestasi politik lima tahunan itu.

“Lebih kuat (dengan figur dari Bosowa). Basis suara jauh lebih besar,” ucapnya.

Hanya saja, meski secara geopolitik lebih kuat, namun Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel itu harus tepat dalam menentukan figur calon pendamping.

“Secara geopolitik lebih kuat (kalau menggandeng figur dari Bosowa) tapi harus tepat juga memilih figur,” ujar Firdaus.

Penulis : Ramdhan Akbar
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga