IYL Kuat jika Gaet Wakil dari Bosowa

28
Pilgub Sulsel, Pilgub, Pilkada Serentak 2018, Pilgub Sulsel 2018, Firdaus Muhammad, Nurdin Halid, NH, Nurdin Abdullah, NA, UIN Alauddin Makassar, Bosowa, KPU, Koalisi Pilgub, Arah Koalisi Pilgub Sulsel
Pengamat politik UIN Alauddin, Firdaus Muhammad. (INT)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Bakal calon gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL) telah mengumumkan lima nama bakal calon pendampingnya pada Pilgub Sulsel yang akan digelar 2018 mendatang.

Kelima nama tersebut ialah, mantan Kapolda Sulselbar Mathius Salempang, Bupati Luwu Andi Mudzakkar, Datuk Luwu Andi Maradang Makkulau, Bupati Pinrang Andi Aslam Patonangi, serta anggota DPRD Sulsel Andi Yagkin Padjalangi.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad menilai kelima figur yang dipilih IYL sebagai calon pendamping sudah melalui pertimbangan cukup matang.

“Alasan memilihnya didasari pertimbangan geopolitik, basis, partai, hingga peluang kemenangan,” ungkap Firdaus saat dihubungi Sulselsatu.com, Kamis (25/5/2017).

Menurut Firdaus, mantan Bupati Gowa dua periode itu akan jauh lebih kuat jika memilih pendamping dari zona Bosowa (Bone, Soppeng, Wajo) untuk bertarung pada kontestasi politik lima tahunan itu.

“Lebih kuat Bosowa. Basis suara jauh lebih besar,” ucapnya.

Hanya saja, meski secara geopolitik lebih kuat, namun Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel itu harus tepat dalam menentukan figur calon pendamping.

“Ini baru pada pertimbangan geopolitik dengan menghitung basis suara, tapi figur menjadi penentu utama,” ujar Firdaus.

Diketahui, dari lima nama calon pendamping adik Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo itu di pilgub, Yagkin Padjalangi merupakan satu-satunya figur yang mewakili zona Bosowa.

Penulis : Ramdhan Akbar
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga