Antisipasi Inflasi Jelang Ramadhan, Gubernur Syahrul Gelar Pertemuan Tingkat Tinggi

7
Syahrul-Yasin-Limpo
Syahrul-Yasin-Limpo

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Guna mengantisipasi Inflasi jelang ramadhan, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo gelar High Level Meeting antara Gubernur Sulsel, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, bupati dan wali kota se Sulsel serta seluruh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), di Ruangan Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Jum’at (26/5/2017).

Rapat yang dilaksanakan sehari jelang ramadhan ini dalam rangka memperkuat koordinasi, guna meredam inflasi jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1438 H atau tahun 2017.

Sekretaris Daerah Abdul Latief sebagai Ketua TPID mengatakan, high level meeting yang digelar, merupakan forum tertinggi TPID dalam menjaga laju inflasi daerah agar tidak tinggi atau minimal dibawah laju inflasi nasional.

Ia juga menyampaikan, jika posisi inflasi Sulsel saat ini sebesar 4,16 persen, sementara untuk skala nasional 4,17.

“Forum ini adalah forum tertinggi TPID. Untuk pengendalian harga ada beberapa hal yang telah dilakukan kerja sama dengan kabupaten/kota seperti mendukung pengendalian pangan, pengembangan pasar sesuai dengan potensi yang ada,” ucap Abdul Latif.

Dia menambahkan, kedepan akan dilakukan monitoring distribusi kebutuhan rakyat. Sementara kabupaten/kota diminta untuk memberikan data terkait ekonomi, khususnya harga kebutuhan pokok pada Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU).

Sementara itu, Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Makassar, Bambang Kusmiarso, dalam laporan mengatakan perkembangan inflasi di Sulsel lebih rendah dibanding nasional.

“Kita ucapkan selamat atas pencapaian Sulsel. Bahwa dalam 10 tahun terakhir, inflasi Sulsel lima kali lebih rendah dari nasional,” beber Bambang.

Tahun 2016 penyumbang inflasi tertinggi adalah bandeng, bawang merah, dan beras.

“Hingga April 2017 inflasi nasional sebesar 4,17, sedangkan Sulsel 4, 16.” pungkasnya.

Penulis : Habib Rahdar
Editor : Arput Rh

Rekomendasi Berita

Baca Juga