Anggota TNI di Bantaeng Tewas Setelah Tabrak Polisi

16
Pembunuhan Satu Keluarga di Medan, Satu Keluarga di Medan Dibunuh, Pembunuhan, Berita Pembunuhan, Pembunuhan di Medan, Sumatera Utara, Medan, Andi Lala, Makassar, Sulsel, Media di Sulsel, Sulselsatu
Ilustrasi. (INT)

SULSELSATU.com, BANTAENG – Seorang anggota Koramil Bissappu, Kabupaten Bantaeng bernama Serka Abdul Karim (44) tewas usai menabrak seorang polisi. Peristiwa itu terjadi saat sejumlah anggota Satlantas Polres Bantaeng sedang menertibkan aksi balapan liar di Dusun Tino, Desa Bontojai, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, Minggu (28/5/2017) sekitar pukul 17.45 Wita

Saat ini, pimpinan kedua institusi tersebut berkoordinasi untuk melakukan penyelidikan.

Kejadian bermula saat sejumlah polisi lalulintas (Polantas) Polres Bantaeng tengah menertibkan aksi balapan liar sejumlah remaja. Saat itu, Brigpol Suparman menyeberang jalan. Namun dari arah timur muncul sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DD 6461 TG yang dikendarai Serka Abdul Karim (44) dan langsung menabrak Brigpol Suparman.

“Kami lakukan penertiban Bali (balapan liar) dan tiba-tiba ditabrak saat menyebrangi jalan,” kata Kasat Lantas Polres Bantaeng AKP Muhammad Thamrin, yang memimpin penertiban balapan liar tersebut.

Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Bantaeng untuk mendapatkan perawatan. Brigpol Suparman saat ini dalam kondisi kritis dengan luka patah tulang kaki. Sedangkan Serka Abdul Karim meninggal dunia.

Pasca-peristiwa ini, Kapolres Bantaeng, Dandim 1410 Bantaeng, serta bupati setempat berkoordinasi, menjenguk korban dan melayat ke rumah duka.

Pihak Kodim yang dikonfirmasi, menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian untuk ditindaklanjuti.

“Kami turut berduka sedalam-dalamnya dan kasusnya kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan,” kata Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Inf Sandi Kamindianto, seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (29/5/2017)

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga