Soal Isu Jual Beli Predikat WTP di BPK, Ini Kata Harry Azhar

7
Badan Pemeriksa Keuangan, Harry Azhar Azis

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Harry Azhar Azis membantah isu jual beli predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) di lembaga pemeriksa keuangan tersebut.

Hal itu ia tegaskan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sulsel tentang Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2016 kepada DPRD dan Gubernur Provinsi Sulsel di Kantor DPRD Sulsel, Senin, (29/5/2017).

“Tunjukkan buktinya. Kalau tidak ada buktinya, saya tidak bisa komentar,” kata Azhar kepada awak media.

Isu jual beli opini WTP antara lembaga negara, pemerintah kabupaten dan provinsi dengan BPK memang menguat belakangan ini setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap auditor BPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

Penangkapan tersebut terkait pemberian opini WTP terhadap laporan keuangan salah satu lembaga kementerian.

Sebelumnya, Staf Badan Pekerja Anti Corruption Commitee (ACC), Wiwin Suwandi mengatakan, penangkapan auditor BPK oleh KPK menunjukkan jika predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah dan lembaga daerah rawan dimainkan.

Sebab, kepala daerah, instansi dan juga kementerian/lembaga negara sangat berkepentingan terhadap opini WTP ini untuk membangun citra yang bersih dari korupsi di masyarakat.

“Mereka akan menggunakan segala cara untuk dapat predikat itu,” jelas Wiwin

Penulis : Habib Rahdar
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga