Bisnis yang Layak Dicoba Selama Ramadan

3
Bulan Ramadan 2017, Usaha Ramadan

SULSELSATU.com – Di bulan Ramadan, kebutuhan ekonomi masyarakat menjadi meningkat seiring dengan bertambahnya kebutuhan konsumsi. Terutama jelang hari Lebaran Idul Fitri, Anda dan keluarga pasti ingin membeli baju baru dan kebutuhan lebaran lainnya.

Untuk mencukupi kebutuhan itu, tak salah jika Anda mulai mencoba untuk memanfaatkan peluang bisnis yang bisa digeluti selama bulan Ramadan.

Apalagi, bulan Ramadan adalah bulan penuh berkah dimana pintu-pintu rezeki dibuka bagi mereka yang ingin berusaha.

Berikut adalah peluang bisnis yang layak dicoba selama bulan Ramadan ini, seperti dikutip dari Republika.co.id:

1. Event Organizer

Event Organizer (EO) bisa mengelola acara-acara yang ramai diadakan sepanjang Ramadan, misalnya acara berbuka puasa bersama atau sahur. Banyak pelanggan dalam bentuk grup misalnya, menginginkan acara buka puasa bersama sebagai ajang silaturahmi atau reuni yang berkesan. Mereka juga ingin pertemuan tersebut diatur sedemikian rupa oleh pihak ketiga sehingga acara berjalan teratur dan terencana.

2. Katering

Bisnis katering makanan untuk sahur dan berbuka puasa juga naik daun selama Ramadan. Keuntungan yang diperoleh pun tidak main-main. Banyak pihak yang menjadi pebisnis katering dadakan. Sebagian memasak sendiri makanannya kemudian memasarkannya. Sebagian lain memberikan jasa pengantar makanan.

3. Berjualan busana Muslim dan perlengkapan ibadah

Pedagang online semakin ramai di bulan ini. Mereka umumnya menjual perlengkapan ibadah, seperti mukena, sajadah, gamis, baju koko, peci atau kopiah, kerudung, Alquran, hingga sarung. Baju Muslim aneka rupa dan warna juga tak ketinggalan menghiasi timeline berbagai media sosial.

4. Berjualan kue kering

Kue kering menjadi salah satu favorit di bulan puasa, apalagi menjelang Lebaran. Kudapan menjadi hidangan tak terlupakan di rumah. Kue kering yang dijual, seperti nastar hingga putri salju selalu lezat untuk dinikmati.

5. Hidangan berbuka puasa

Hidangan berbuka puasa di sini tidak harus diantarkan ke rumah sebagaimana bisnis katering. Pedagang cukup membuka lapak kecil di depan rumah, pasar, atau pinggir jalan dan menunggu pembeli datang. Hidangan berbuka puasa yang dijual mulai dari kolak, kue basah, kue kering, hidangan utama, hingga jus buah.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga