Pedagang Pasar Sentral Menolak Direlokasi, Danny Salahkan Asosiasi

8
Danny
Danny

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto menyayangkan Asosiasi Pedagang Pasar Sentral yang kurang melakukan sosialisasi kepada pedagang Pasar Sentral terkait relokasi ke New Makassar Mal.

Menurut Danny, pedagang yang diwakili oleh asosiasi mendesak untuk segera direlokasi dengan alasan takut terjadi kebakaran saat memasuki musim kemarau.

“Yang desak masuk itu bukan saya, mereka datang sama saya untuk segera direlokasi. Mereka punya antisipasi jangan sampai suhu politik meningkat atau ada unsur-unsur lain yang bisa menyebabkan kebakaran,” katanya, SeninĀ (29/5/2017).

Olehnya, lanjut Danny, pihaknya saat itu menargetkan untuk segera merampungkan Surat Laik Fungsi (SLF) agar pedagang dapat menempati gedung baru Makassar Mal sebelum Ramadan yakni pada tanggal 20 hingga 25 Mei 2017.

“Keluhannya pada saat itu karena SLF-nya belum rampung. Tanggung jawab saya itu SLF-nya. Nah, SLF selesai ternyata mereka tidak sosialisasi ke bawah, akhirnya banyak pedagang tolak direlokasi,” lanjutnya.

Seperti diketahui, beberapa hari yang lalu pedagang pasar Sentral menolak direlokasi ke gedung baru Makassar Mal.

Penyebabnya, harga yang dipatok pihak PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) tidak sesuai dengan harga yang disarankan JK yakni Rp 20 juta per meter. Sementara harga yang ditawarkan PT MTIR sebesar Rp 60 juta per meter.

Penulis : Mawar A. Pasakai
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga