Perwakilan BI Sulsel Bersama Polda Sulsel Antisipasi Peredaran Uang Palsu Selama Ramadhan

4
Bank Indonesia, Bulan Ramadan 2017, Lebaran 2017

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Maraknya peredaran uang palsu setiap bulan ramadhan atau menjelang lebaran, telah diantisipasi oleh Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelola Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Jun Dun Faisal saat ditemui oleh sulselsatu.Com di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) di Jalan Jendral Sudirman, Selasa (30/5/17) Makassar.

Menurutnya, antisipasi peredaran uang palsu telah dilakukan jauh-jauh hari, saat Perwakilan BI Sulsel menjalin nota kesepahaman bersama Polda Sulsel. Didalam nota kesepahaman tersebut menyebutkan, bahwa target utama dalam waktu dekat adalah menghentikan peredaran uang palsu.

“Kami telah jalin kerjasama dengan Polda Sulsel, bahkan saat itu kami lakukan pemusnahan uang palsu bersama,” terang Jun.

Dirinya juga menilai bahwa, saat ini jumlah peredaran uang palsu terkhusus di Sulawesi Selatan mengalami penurunan. Menurutnya, hal itu disebabkan oleh modifikasi tampilan uang yang semakin rumit untuk ditiru.

Lanjut Jun, dengan penambahan uang tunai senilai Rp. 10 Triliun di Sulawesi Selatan selama ramadhan, menjadi satu langkah pasti agar masyarakat tidak lagi berfikir untuk memiliki uang dengan cara memalsukan uang tunai.

“kebutuhan dibulan ini kan pasti naik, mau belanja ini dan itu. Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat terhadap uang tunai, maka BI telah menyiapkan uang selama awal ramadhan hingga lebaran untuk daerah Sulawesi Selatan senilai Rp. 10 Triliun,” terang Jun Dun.

Penulis : Munawir

Editor : Arput Rh

Rekomendasi Berita

Baca Juga