Syahrul : Pancasila Rujukan di Tengah Kemajemukan Indonesia

9
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Hari Kesaktian Pancasila

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bertindak selaku inspektur upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati untuk pertama kalinya di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis (1/6/2017).

Dihadapan peserta upacara, Syahrul YL menyampaikan bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman.

“Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, agama, adat istiadat kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah bhineka tunggal ika,” tegas Syahrul.

Pada momentum ini, Syahrul memaparkan, kehidupan berbangsa saat ini sedang diuji oleh berbagai informasi informasi hoax.

“Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila, dan masalah ini semakin menjenuhkan tatkala dibenturkan oleh penggunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias berita bohong,” katanya.

Menurut dia, masyarakat perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang mengakui radikalisme, konflik sosial, dualisme dan perang saudara.

“Namun, dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhineka Tunggal Ika kita bisa terhindar dari masalah tersebut,” tambahnya lagi

Oleh karena itu, Syahrul berharap semua lapisan masyarakat di Indonesia, khususnya di Sulawesi Selatan dapat memandang bahwa dengan Pancasila menjadi harapan rujukan masyarakat untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah kemajemukan.

Penulis : Habib Rahdar
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga