Ogah Dukung Prabowo Jadi Presiden, Alasan Aru Tak Ingin Diusung Gerindra

31
Farouk M Betta, Aru, Golkar, Golkar Makassar, Gerindra, Pilwali Makassar, Pilkada Serentak 2018

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPRD Makassar, Farouk M Betta yang juga bakal calon walikota Makassar dinyatakan gugur oleh Tim Desk Pilkada Partai Gerindra Kota Makassar. Dengan begitu Aru, sapaan akrab Farouk, tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya untuk mendapatkan rekomendasi Gerindra di Pilwali Makassar.

Belakangan diketahui, Aru sengaja tidak melengkapi berkas pendaftarannya sebagai calon bakal walikota Makassar di Gerindra. Alasannya, karena Gerindra telah mematok syarat calon yang diusung mesti sekaligus menyosialisasikan Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang.

“Sementara kita di Partai Golkar telah memutuskan lewat Rapimnas beberapa waktu lalu, mendukung Joko Widodo di Pilpres 2019. Tentu kita sebagai kader, ikut perintah partai,” kata Ketua Tim Pemenangan Aru, Rahman Pina, Kamis (1/6/2017).

Sehingga, lanjut Rahman, Aru selaku Ketua DPD Golkar Kota Makassar tidak mungkin mendukung calon presiden bukan usungan Golkar.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Tim Desk Pilkada Partai Gerindra Kota Makassar mengatakan hanya sembilan nama yang akan mengikuti tahapan selanjutnya.

Sembilan nama itu antara lain, Andi Mustaman, Moh Ramdhan Pomanto, Syamsu Rizal, Haris Yasin Limpo, Nunung Dasniar, Sri Rahmi, Adi Rasyid Ali, Rachmatika Dewi dan Irman Yasin Limpo.

“Dari lima belas (bakal calon walikota) yang mengembalikan formulir hanya sembilan yang akan memgikuti survei dan fit and propert tes,” kata Anshar Manrulu ke Sulselsatu.com via pesan WhatsApp.

Penulis : Asrul
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga