Melaut Pakai Bom Ikan, Nelayan Ini Terancam 5 Tahun Penjara

12
Kapal Penangkap Ikan
Kapal Penangkap Ikan

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Haris bin Daba (47), warga Kepulauan Barang Lompo, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar terancam hukuman penjara selama lima tahun setelah tertangkap menggunakan bom untuk mencari ikan.

Haris terancam dijerat dengan pasal 85 Undang-undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan.

“Tersangka terbukti melanggar Pasal 85 Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polairud Polda Sulsel AKBP Aidin Makadomo, Kamis (1/6/2017).

Sementara, 15 orang lainnya yang juga diamankan dari Kapal Mesin Berkat Resky milik Haris tersebut saat ini masih berstatus sebagai saksi.

“Sementara statusnya masih saksi. Tapi kita selidiki keterlibatannya, kalau terbukti kita bisa seret juga sebagai tersangka,” tutup Aidin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktorat Polairud Polda Sulsel mengamankan Kapal Motor Berkat Resky yang mengangkut bahan peledak untuk melakukan penangkapan ikan dengan cara mengebom, Rabu (31/5/2017) malam.

Adapun barang buktinya antara lain, 5 zat amonium nitrat yang dikemas dalam 25 botol, 6 jerigen ukuran 2 liter berisi amonium nitrate, 1 jerigen ukuran 5 liter berisi amonium nitrate, 1 unit kompresor, 2 roll selang, 2 buah sepatu katak dan 2 gulung sumbu api.

Penulis : Munawir
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga