RMS Disebut Berhasrat Tumbangkan Golkar di Sulsel

18
#RMS
Ketua DPW NasDem Sulsel, H. Rusdi Masse (RMS)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Ketua DPW NasDem Provinsi Sulawesi Selatan, Rusdi Masse terlihat all out mensosialisasikan partai bentukan Surya Paloh itu di seluruh kabupaten kota.

Bupati Sidrap dua periode itu tak tanggung-tanggung mengerahkan semua kekuatannya untuk menggelar roadshow ataupun melaksanakan kegiatan NasDem di daerah.

Sejak NasDem dikendalikan Rusdi Masse, partai ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Pilkada Takalar menjadi bukti nyata jika NasDem mampu menumbangkan beberapa partai besar yang merajai Sulsel.

Sebut saja Partai Golkar, Demokrat, PAN dan Gerindra mampu ditumbangkan NasDem bersama PKS lewat sentuhan dingin RMS inisial Rusdi Masse serta yang lainnya.

Sejak menumbangkan koalisi gemuk di Pilkada Takalar, nama RMS langsung melangit. Dukungan maju sebagai kandidat Gubernur Sulsel 2018 datang dari berbagai elemen datang silih berganti.

Namun hingga saat ini, suami dari Fatmawati itu belum menyatakan kesiapannya untuk ikut bertarung pada momen politik lima tahunan ini.

Melihat pergerakan RMS yang masih “malu-malu”, pengamat politik Universitas Muhammadiyah Makassar Luhur Andi Prianto menilai jika apa yang dilakukan RMS itu merupakan trik tersendiri dalam berpolitik.

“Pergerakan RMS lebih banyak ke konsolidasi partai. Sepertinya RMS penasaran menumbangkan dominasi Golkar di Sulsel. Sebagai Ketua DPW Nasdem, RMS punya tugas berat memimpin perlawanan pada Golkar di seluruh arena Pilkada serentak 2018,” ujar Luhur ke Sulselsatu.com, Sabtu (3/6/2017).

Lebih jauh, Luhur menilai pergerakan RMS jelang Pilgub Sulsel akhir-akhir ini tidak berorientasi untuk mengincar kursi gubernur.

“RMS lebih nyaman di posisi King-Maker,” ujar Luhur.

Perihal pertemuan Ichsan Yasin Limpo dengan RMS di Jalan Haji Bau beberapa waktu lalu, Luhur berpandangan jika hal itu bukan sinyal keduanya akan berpaket.

“Saya kira lebih ke membangun komitmen IYL-RMS. Apalagi lawan mereka sama (kekuatan Golkar dan semua dukungannya),” ungkap dosen Universitas Muhammadiyah Makassar itu.

Jika saja Partai NasDem tidak menjatuhkan rekomendasi ke IYL, kata Luhur, setidaknya komitmen personal RMS sudah ada.

Penulis : Asrul
Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga