Kenangan Manis Cristiano Ronaldo di Cardiff

65

SULSELSATU.com – Real Madrid bakal berhadapan dengan Juventus dalam memperebutkan titel gelar juara Liga Champions musim 2016/2017 di Cardiff Millenium Stadium, Minggu (4/6/2017) dini hari nanti. Pertandingan ini bakal menjadi laga emosional mega bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo yang memiliki kenangan manis di Cardiff semasa membela Manchester United.

Cardiff memang memiliki tempat tersendiri dalam catatan karir sepakbola Ronaldo. Di tempat inilah, Ronaldo pertama kali meraih gelar sebagai pemain profesional kala membawa MU memenangi final Piala FA 2004.

“Performa luar biasa dari Cristiano Ronaldo. Dia berada di seluruh area, memeragakan kecepatan, tipu daya, dan sudah sepantasnya mencetak gol.” begitulah deskripsi yang diberikan BBC untuk penampilan Ronaldo kala itu.

Dalam laga yang digelar di Stadion Millenium, Cardiff, Manchester United menang 3-0 atas Millwall. Nistelrooy mengambil predikat protagonis utama dengan sumbangan dua gol.

Hanya, berkat Ronaldo, tim beralias Setan Merah membuka skor dan melebarkan jalan ke podium juara. Sosok asal Portugal itu juga dianggap memberikan aksi olah bola menawan sekaligus memorak-perandakan pertahanan Millwall.

Atas dasar itu, BBC memberikan rapor sembilan dari skala sepuluh buat Ronaldo. Dia mengungguli Nistelrooy dan Giggs yang masing-masing mendapatkan nilai delapan.

Perhitungan tersebut terkonfirmasi secara verbal melalui pujian Manajer Sir Alex Ferguson dan salah satu pemain senior, Gary Neville.

“Ronaldo luar biasa. Kami harus menjaga dia di jalur yang benar agar menjadi pesepak bola hebat,” ucap Ferguson.

Adapun Neville mengatakan, “Ryan Giggs dan Ruud van Nistelrooy memberikan kontribusi positif buat kami, tetapi Cristiano Ronaldo bermain fantastis. Dia bisa menjadi salah satu pesepak bola top dunia.”

Ramalan Neville mendekati jitu. Sulit membantah Ronaldo sebagai salah satu pesepak bola terbaik, kalau tidak bisa disebut terbaik, saat ini.

Tiga gelar Liga Champions dan empat penghargaan Ballon d’Or menjadi bukti sahih atas kualitas pria kelahiran Maldeira 32 tahun itu. Hanya, alfa dari karier gemilang Ronaldo tetaplah Cardiff 2004.

Kini, setelah 13 tahun berlalu, Ronaldo kembali bernostalgia dengan tempat di mana dirinya memenangi piala pertama.

Hanya, Ronaldo datang dengan sejumlah kebaruan. Seragamnya bukan lagi Man United, melainkan Real Madrid.

Dia pun bukan lagi pemain yang melulu menyisir sisi lapangan dan menggiring bola secara intens. Ronaldo mengambil lakon nomor sembilan berkat ketajaman dan menimbang kecepatannya yang mulai digerus usia.

“Saya ingin bermain secara bebas di depan. Kesempatan itu diberikan oleh Zinedine Zidane dengan menempati posisi nomor sembilan. Saya juga bisa turun ke sayap, tengah, atau posisi apa saja yang terpikirkan,” kata Ronaldo.

Dengan wajah baru, Ronaldo pun coba mengonfirmasi ramalan Neville setelah final Piala FA 2004. Dia semakin dekat untuk bersanding setara dengan Lionel Messi.

Sementara ini, Ronaldo sudah mengumpulkan tiga gelar Liga Champions atau terpaut satu buah dari rivalnya. Kesuksesan di Cardiff kali ini juga bisa membuka jalan Ronaldo menuju podim nomor satu penghargaan Ballon d’Or.

Editor : Awang Darmawan

Rekomendasi Berita

Baca Juga