Rawat Tradisi, Ajiep Padindang Bangun Sekolah Bugis-Makassar

12

SULSELSATU.com, MAKASSAR — Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ajiep Padindang melalui Yayasan Sulapa Eppae merintis Sekolah Budaya Bugis Makassar di sejumlah daerah di Sulsel.

Ajiep prihatin dengan tardisi dan kebudayaan Sulsel yang mulai terkikis zaman. Makanya, lewat Sekolah Bugis- Makassar itu dirintis sebagai upaya mempertahankan tradisi dan bahasa masyarakat Sulsel. Apalagi pasca penghapusan mata pelajaran bahasa daerah pada kurikulum pendidikan dasar, bahasa daerah semakin terlupakan.

“Tadinya untuk menjaga tradisi, pak Ajiep selalu buat pementasan Sempugi, tapi belum maksimal. Jadi disimpulkan harus melalui dunia pendidikan,” ungkap Ketua Yayasan Sulapa Eppae, Jamal, di Kompleks Perumahan Aggrek Makassar, Minggu (4/6/2017).

Jamal mengungkapkan, untuk tenaga pengajar sekolah ini, diambil dari lurusan sarjana satra daerah, budayawan, serta tokoh-tokoh yang memahami budaya setempat. Sekolah non formal yang dibangun sejak 2015 kata Jamal, awalnya hanya dibagun di Bone dan Soppeng yang saat ini telah menamatkan sekitar 300-an Alumni.

“yang diajar itu guru-guru SD, nanti biar mereka yang ajak ke murid-muridnya di sekolah, agar ada kesinambungan, dan pendidikan bahasa daerah tidak hilang di sekolah formal,” terangnya.

Jamal menambahkan, apa yang dilakukan Ajiep Padindang sejalan dengan tugas dan fungsinya sebagai senator untuk mensosialisasikan empat pilar sebagai landasan negara. Ajiep Padindang berada di Makassar selama beberapa hari sebagai rangkaian dari reses anggota DPD.

Penulis: Ramdhan Akbar
Editor: Kink KR

Rekomendasi Berita

Baca Juga