Pengamat Bicara Soal Salam Punggawa IYL

Ichsan Yasin Limpo, IYL, Pilkada Serentak 2018, Pilgub Sulsel, Toraja Utara

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Salam Punggawa atau salam yang diidentikkan dengan Ichsan Yasin Limpo (IYL) mulai ramai ditunjukkan oleh masyarakat. Tidak hanya dari kalangan masyarakat awam dan politisi, salam ini juga bahkan banyak diperagakan oleh pejabat di berbagai kesempatan.

Bentuk salam ini disinyalir sebagai bentuk dukungan terhadap Ichsan YL di Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

Terkait hal itu, pengamat komunikasi politik UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad punya pandangan tersendiri. Menurutnya, semenjak salam Punggawa diperkenalkan, kontan menjadi simbol politik IYL.

Bahkan, salam yang punya makna menebar hal positif di setiap ruang, kini menjadi viral di sosial media, termasuk makin akrab dengan publik.

“Di sinilah salah satu kemampuan Pak Ichsan dalam membangun strategi-strategi politik. Dan itu dapat membangun opini publik bahwa Pak Ichsan memiliki kekuatan politik dengan sejumlah pengalaman yang bisa jadi tidak dimiliki kandidat lain. Kekuatan-kekuatan politik dengan salam punggawa menandakan bahwa kesiapan beliau (IYL) ini didukung oleh seluruh elemen di lapisan masyarakat,” ungkap Dosen UIN Alauddin Makassar ini, Senin (3/7/2017).

Firdaus menjelaskan, salam punggawa bukan hanya sekedar salam biasa. Namun, simbol ini sendiri mampu menjadi alat untuk menggerakkan tim maupun relawannya dalam mensosialisasikan figur IYL ke publik.

“Itu juga merupakan kemampuan Pak Ichsan dalam menggerakkan relawan dan tim tanpa diketahui oleh kandidat lain dan ini menjadi salah satu modal politik Pak Ichsan di Pilgub. Dan itu yang dilakukan selama ini,” jelasnya.

Bahkan, kata Firdaus, melihat kerja-kerja dari tim maupun relawan IYL yang masih kalah dengan kandidat lainnya bukan menjadi hal yang perlu diwaspadai. Pasalnya, tingkat elektabilitas dari IYL cukup baik bahkan dengan belum maksimalnya kerja-kerja tim.

Sehingga, lanjutnya, bisa dipastikan beberapa waktu kedepan apabila pergerakan tim dari IYL mulai massif tentu akan memberikan kejutan bagi kandidat lain.

“Pak Ichsan belum bekerja secara massif dibanding dengan Nurdin Abdullah dan Nurdin Halid yang sudah melakukan kerja-kerja politik. Namun, hasil survey pak Ichsan sudah relatif bagus apalagi kalau nantinya sudah bekerja secara aktif, tentunya akan lebih meningkatkan hasil survey,” terangnya.

Penulis : Asrul
Editor : Awang Darmawan