Persib Terancam Degradasi ke Liga 2, Ini Penyebabnya

Duel Pemain Persija Jakarta dan Persib Bandung (Instagram @Pengamatsepakbola)
images-ads-post

SULSELSATU.com – Persib Bandung terancam terdegradasi ke Liga 2. Pasalanya, pada laga Persib versus Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11/2017) kemarin, Persib memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan sebelum laga usai.

Akhirnya, wasit terpaksa meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan di menit ke-82.

Chief Operation Officer PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigor Shalom Boboy menyayangkan sikap Persib itu. Menurut dia, klub asal Kota Bandung tersebut bisa saja terdegradasi ke Liga 2 karena keputusan tersebut.

Wasit asal Australia, Evans Shaun, memutuskan menghentikan pertandingan pada menit ke-82. Saat itu, kedudukan 1-0 untuk keunggulan Persija Jakarta berkat gol penalti Bruno Lopes beberapa menit sebelumnya.

Emosi kubu Persib memuncak ketika Vladimir Vujovic mendapat dua kartu kuning. Kubu Persib pun menepi ke pinggir lapangan dan wasit mengakhiri pertandingan.

Dari video rekaman, Evans meniup peluit panjang saat Manajer Persib Umuh Muchtar memanggil pemain ke pinggir lapangan. Tindakan Umuh kemungkinan besar respons dari keputusan Evans memberi kartu merah kepada Vujovic.

Vujovic mendapatkan kartu kuning kedua karena melancarkan protes kepada Evans setelah dia menekel keras Bruno Lopes.

Status pertandingan ini memunculkan tanda tanya besar. Pihak Persija lewat akun Twitter-nya mengklaim Persib melakukan walk out. Jika Persib nantinya dinyatakan walk out, hal itu menjadi sebuah kerugian besar.

Dalam regulasi Liga 1 Pasal 13 Ayat 1 b dan c tertulis, setiap klub dapat dianggap dan dinyatakan mengundurkan diri dari Liga 1 apabila:

b. menolak untuk melanjutkan pertandingan di Liga 1; atau

c. meninggalkan lapangan atau stadion sebelum selesainya pertandingan yang dijalankan.

Apabila ada pelanggaran tersebut, hukumannya terdapat dalam Pasal 13 Ayat 2.

Ada kemungkinan pertandingan dihentikan oleh keputusan wasit sendiri. Sesuai Laws of The Game FIFA, wasit memang memiliki diskresi (keistimewaan) untuk menghentikan pertandingan jika dianggap ada interferensi pada sebuah pertandingan meski laga belum sampai 90 menit.

Terkait hal itu, Umuh menegaskan, Persib siap menerima hukuman tersebut.

“Iya pasti akan dihukum. Namun, kami tetap menerima hukuman itu,” kata Umuh selepas pertandingan, seperti dikutip dari Kompas.com.

Cuma, perlu diketahui bahwa jarak antara peluit panjang dan pembicaraan Umuh dengan para pemain tergolong sangat singkat. Bahkan, tidak terlihat ada perwakilan Persib mendatangi wasit.

Dikonfirmasi pula oleh situs resmi Persib bahwa alasan laga dihentikan adalah diskresi wasit. Terlepas dari itu, semua masih menunggu laporan dari match commissioner.

Editor: Awang Darmawan