Ini Hasil Penyelidikan Polisi Terkait Kecelakaan Setnov

Mobil yang dikendarai Setya Novanto (INT)

SULSELSATU.com, JAKARTA – Polda Metro Jaya memeriksa 4 orang dalam peristiwa kecelakaan di Permata Hijau, Jakarta Selatan. Ketua DPR Setya Novanto menjadi salah korban dalam kecelakaan tersebut.

Direktur Lalu Linta Polda Metro Jaya Kombes Halim Pagarra mengungkapkan sejauh ini pihaknya sudah memeriksa 4 orang saksi. Satu diantaranya merupakan Wartawan Metro TV.

“Keempat saksi yakni Suwadi yang sedang berjaga di sekitar lokasi, Akrom, Arafik petugas derek dan Hilman Wartawan Metro TV,” ujar Halim dalam keterangannya, Jumat (17/11).

Dalam keterangannya, Suwandi mengatakan mendengar benturan dalam jarak 30 meter. Saat itu ia sedang berjaga di sekitar lokasi. Kemudian ia mendekat ke TKP di dalam mobil Fortuner B 1732 ZLO menabrak tiang listrik.

“Kondisi jalan beraspal, cuaca hujan gerimis dan lampu penerangan jalan menyala,” ungkap Halim dalam keterangannya, Jumat (17/11).

Kemudian, lanjut Halim, saksi Akrom yang sedang menunggu penumpang dalam jarak 5 meter dari lokasi melihat mobil menikung menabrak pohon kemudian menabrak tiang listrik.

“Sedangkan, Arafik seorang petugas derek melihat posisi mobil menempel di tiang listrik, kemudian diderek,” ungkapnya.

“Melihat kerusakan mobil pada bagian kap mesin penyok, roda depan pelek pecah dalam rusak, kaca samping kiri bagian tengah pecah. Posisi kendaraan menghadap ke utara dengan ketiga ban di atas trotoar dan ban kiri belakang masih di aspal,” bebernya.

Sementara itu, kata Halim, jika menurut keterangan Hilman Matauchi SAB, wartawan Metro TV yang menyopiri Fortuner mengungkapkan dirinya dalam kondisi lelah saat mengemudi.

“Pengemudi kurang konsentrasi, sedang menerima telepon, ngobrol dengan korban dan lelah kurang tidur. Di dalam mobil bersama Reza duduk sebelah kiri samping pengemudi, saudara Setya Novanto duduk di jok tengah samping kiri,” tuturnya.

Rencananya mobil tersebut akan melaju ke studio Metro TV untuk mengisi acara Prime Time News dimana Setnov akan menjadi narasumber.

“Menuju ke kantor Metro TV , dimana SN akan menjadi narasumber dalam program PRIME TIME NEWS. Di tengah perjalanan disepakati untuk live by phone, kemudian pengemudi bermaksud mencari tempat yang aman. Selesai by phone pengemudi merespon pembicaraan SN, dan sambil sesekali menengok kebelakang dan meneruma telp dari kantor untuk membawa SN ke studio,” tandasnya dikutip dari merdeka.com.

Editor : Agung Hidayat

BAGIKAN

Komentar :