Danny Optimis Makassar Wakili Sulsel pada Program P2K3 Tingkat Nasional

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto. (Sulselsatu.com/Mawar A. Pasakai)

SULSELSATU.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto optimis Makassar bisa mewakili Sulawesi Selatan pada penilaian Program Peningkatan Peran Keluarga Menuju Ketahanan Kesejahteraan (P2K3) Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Danny, sapaan Ramdhan Pomanto mengatakan, persiapan tahun ini dibuat lebih matang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Seluruh indikator penilaian yang ditetapkan pusat dan provinsi, kata Danny, telah dipenuhi termasuk 100 rumah binaan.

“Kali ini kita lebih siap dari tahun-tahun sebelumnya. Dulu kan kita tidak juara karena persoalan kecerobohan data saja. Saya fikir tahun ini lebih siap. Insya Allah kita yang akan wakili Sulsel di pusat,” katanya usai menghadiri penilaian evaluasi P2K3 di Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakukkang, Makassar, Rabu (6/12/2017).

Baca juga: Danny Minta Oknum Kepsek Cabul Dipecat

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulawesi Selatan, Murlina mengatakan pihaknya dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, sebanyak 5 kabupaten/kota masuk nominasi penilaian untuk mewakili Sulsel ditingkat nasional.

“Ada lima daerah yang masuk nominasi untuk kami seleksi, ada Kabupaten Soppeng, Bone, Wajo, Bulukumba dan Kota Makassar,” katanya.

Dikatakan Murlina, untuk mewakili Sulsel di tingkat nasional pada program P2K3, setiap rumah binaan harus memenuhi 24 indikator yang ditetapkan Kementerian PPPA.

Ke 24 indikator tersebut diantaranya kepemilikan surat nikah, kepemilikan akta kelahiran semua anak, semua anggota keluarga tinggal dalam satu rumah, tidak ada anggota keluarga yang menderita penyakit bawaan, tidak menderita gizi buruk, memiliki ruang tidur terpisah dengan anak, keluarga memiliki rumah sendiri, suami istri mempunyai banyak penghasilan tetap.

Selanjutnya, suami-istri mempunyai tabungan minimal Rp500 ribu, mempunyai kartu keanggotaan BPJS, tidak pernah menunggak pembayaran listrik, tidak ada anak yang putus sekolah, tidak ada KDRT, tidak ada anggota keluarga terlibat masalah hukum, aktif dalam partisipasi sosial, memberi perhatian terhadap lansia.

“Termasuk, aktif dalam kegiatan keagamaan, rutin mengajak anak bermain, dan merencanakan keluarga 2 anak cukup. Semua itu merupakan indikator penilaian kami. Tepat hari ibu, kita akan umumkan pemenangnya,” ujar Murlina.

Penulis: Mawar A pasakai
Editor: Kink Kr

Komentar :