Kemenhub Beri Sanksi ke Pilot Lion Air yang Konsumsi Sabu

Ilustrasi maskapai penerbangan Lion Air (Foto: INT)

SULSELSATU.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) langsung memberikan sanksi kepada pilot Lion Air yang tertangkap menggunakan narkoba. Sanksi yang diberikan yakni tidak diberikan izin dan jam terbang lagi.

“Sebagai tahap awal, pilot yang bersangkutan tidak boleh menerbangkan pesawat (grounded) mulai dari saat ditangkap hingga keluar hasil pemeriksaan dari pihak yang berwajib,” kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso dalam keterangan tertulisnya, Rabu (6/11/2017) dikutip dari Detik.com

Agus mengatakan keselamatan penerbangan adalah hal paling penting dan tidak bisa ditawar lagi. Jika ada orang yang mengganggu keselamatan penerbangan, maka akan dikenakan sanksi berat.

“Narkoba mempunyai dampak yang berbahaya bagi seseorang, apalagi yang berprofesi pilot. Jika dia dalam pengaruh narkoba dan menerbangkan pesawat, bisa terjadi kecelakaan yang menyebabkan banyak nyawa orang terancam. Jadi tidak ada toleransi lagi, pilot yang menggunakan narkoba harus dikenakan sanksi berat,” ujar Agus.

Sanksi yang dimaksud Agus adalah sesuai dengan Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) atau Civil Aviation Safety Regulation (CASR) serta UU no. 1 tahun 2009 tentang penerbangan. Kemenhub juga mengingatkan pilot dan maskapai mematuhi aturan soal jam terbang pilot agar pilot tidak lelah.

MS ditangkap oleh Satnarkoba Polres Kupang Kota pada hari Senin (4/12/2017) lalu. MS ditangkap sekitar pukul 21.20 WITA di kamar T-more Hotel Kupang saat beristirahat setelah menerbangkan pesawat JT 924.

Editor: Febriansyah

BAGIKAN

Komentar :